Software Pemenangan Pilkada 2020

IT Konsultan Terbaik Indonesia

Peluang Indonesia Kerja Sama ASEAN-Korsel dalam Teknologi Baru

  • Oleh ANTARA
  • 24 Januari 2021 - 03:00 WIB

BORNEONEWS, Jakarta  - Menteri Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia Johnny G. Plate menyampaikan peluang kerja sama yang bisa ditingkatkan antara Korea Selatan dengan negara-negara ASEAN dalam pengembangan teknologi terbaru.

"Kami menantikan dukungan dan kerja sama Republik Korea yang berkelanjutan dengan ASEAN di bidang teknologi baru, seperti 5G, Internet of Things (IoT), Artificial Intelligence (AI), serta data terbuka atau open data," ujar Menteri Johnny pada Sesi Dialog Virtual Menteri Digital ASEAN dengan Menteri Sains dan TIK Republik Korea, Choi Ki Young, dalam 1st ASEAN Digital Ministers' Meeting (ADGMIN), dikutip dari pernyataan pers, Sabtu.

Menurut Menteri Kominfo, kerja sama itu akan memungkinkan integrasi dan berbagi pengetahuan di antara negara ASEAN.

Menteri Johnny melihat inisiatif tersebut penting untuk menghasilkan integrasi data, jaringan (network) dan kecerdasan buatan (AI), atau yang disingkat DNA, yang lebih kuat dan akan sangat berkontribusi pada proses berbagi pengetahuan di kawasan ASEAN dan lintas batas.

Menteri Johnny menilai ASEAN-Korea ICT Cooperation Plan yang telah diadopsi dalam pertemuan ADGMIN sangat relevan dengan program-program strategis Indonesia di bidang transformasi digital.


"Termasuk pembangunan Pusat Data Nasional dan deployment 5G yang akan dimulai tahun ini," ujar Menkominfo.

Menurut Menteri Kominfo, para Menteri ASEAN menyampaikan apresiasinya kepada Korea Selatan untuk dukungannya sepanjang tahun 2020 dalam hal pembangunan kapasitas digital ASEAN.

"Menteri Digital ASEAN memberikan penghargaan yang tulus kepada Republik Korea atas kontribusinya terhadap pengembangan kapasitas digital ASEAN, melalui peningkatan konektivitas, pengembangan sumber daya manusia, dan keamanan informasi sepanjang tahun 2020," kata Menkominfo.

Meskipun demikian, Menteri Johnny menekankan pentingnya aliran data lintas batas dalam proses yang terbuka dan memperhatikan regulasi yang dianut masing-masing negara.

Menurut Menkominfo, cross border data flow dalam kerangka implementasi open data dan integrasi Data, Network, dan AI (DNA) harus dilakukan dengan memperhatikan kerangka regulasi masing-masing negara yang berkolaborasi.

Berita Terbaru