Aplikasi Pilbup (Pemilihan Bupati) Kab. Warofen Pilkada Serentak 2020

IT Konsultan Terbaik Indonesia

Nama Tomboi Sering Disebut Dalam Peredaran Sabu di Kotim, Siapa Dia

  • Oleh Naco
  • 27 Januari 2021 - 16:50 WIB

BORNEONEWS, Sampit - Nama seorang bandar yang akrab dipanggil Tomboi dalam peredaran sabu sudah sering kali disebut-sebut. Dari sejumlah keterangan, Tomboi merupakan pengedar sabu tidak hanya ke Kecamatan Cempaga saja, akan tetapi cukup terkenal di Kota Sampit.

Bahkan kali ini namanya mencuat lagi setelah diungkapkan petugas kepolisian dalam kasus peredaran sabu dengan terdakwa Syahrul alias Along dan Isnaini Sugandi alias Iis.

"Pengakuan terdakwa Iis dia beli sabu itu dengan Tomboi, yang menyuruh terdakwa Along. Tapi Along tidak tahu kalau sabu itu dibeli dari Tomboi, yang tahu hanya Iis saja," ucap saksi polisi Natalius Bramantyo bersama Hidayat, pada sidang lanjutan, Rabu, 27 Januari 2021.

Terdakwa Iis dan Along diamankan pada Jumat, 2 Oktober 2020 sekitar pukul 15.30 Wib Jalan Muchran Ali Gang Pos Polisi, Kelurahan Baamang Tengah, Kecamatan Baamang, Kabupaten Kotawaringin Timur.

Dari terdakwa Iis diamankan sabu sebanyak 13 paket dan uang Rp 150 ribu. Sementara dari terdakwa Along diamankan sabu sebanyak 5 paket dan uang Rp 300 ribu.

Tidak hanya dalam kasus ini saja, di perkara terpidana Santo lalu juga mencuat nama bandar sabu Tomboi. Terpidana mengaku mendapatkan sabu dengan perempuan tersebut.

Santo diamankan pada 16 Juli 2020 sekitar pukul 15.00 Wib di Jalan Tjilik Riwut Km 58 Dusun Bunut, Desa Rubung Buyung, Kecamatan Cempaga, Kabupaten Kotim.

Fakta sidang terungkap kalau sabu yang diamankan darinya tersebut rencananya akan dijual dengan harga Rp 6 juta. Sabu itu dibeli dengan bandar di Sampit bernama Dewi Tomboi atau akrab disapa Tomboi. (NACO/B-11)

Berita Terbaru