Aplikasi Pilgub (Pemilihan Gubernur) Propinsi Bengkulu Pilkada Serentak 2020

IT Konsultan Terbaik Indonesia

Pemkab Pulang Pisau Kembali Terima Tambahan Vaksin Sinovac

  • Oleh Asprianta
  • 27 Januari 2021 - 23:10 WIB

BORNEONEWS, Pulang Pisau  – Pemkab Pulang Pisau kembali menerima distribusi vaksin sinovac dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Pemprov Kalteng).

Sebanyak 120 vial vaksin covid-19 itu didistribusikan melalui Dinas Kesehatan Kalteng ke Kantor Dinas Kesehatan Pulang Pisau, Selasa (26/1) kemaren dengan menggunakan kendaraan instalasi farmasi dengan mendapatkan pengawalan ketat dari pihak kepolisian.

"Ya kemaren kita menerima kembali Vaksin Sinovac sebanyak 120 vial dari Pemerintah Provinsi Kalteng," ucap Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pulang Pisau dr Muliyanto Budhiharjo, Rabu, 27 Januari 2021.

Ia mengatakan bahwa pada tahap pertama ini Pemkab Pulang Pisau menerima distribusi tambahan vaksin covid-19 sebanyak 120 vial.

Hal itu dilakukan untuk melakukan langkah percepatan dalam pelaksanaan vaksin sesuai target yang telah ditetapkan kementerian kesehatan RI yakni melakukan vaksinasi untuk tenaga medis.

”Setelah dilakukan serah terima dan penandatanganan berita acara, sebanyak 120 vial vaksin covid-19 itu langsung diserahterimakan ke RSUD Pulang Pisau,” kata Mul sapaan akrab Kadinkes Pulpis itu.

Ia juga mengungkapkan tambahan vaksin itu dalam rangka memenuhi target tenaga kesehatan dalam Kick Off Vaksinasi di Pulpis sebagai mana yang dijanjikan pemerintah prov beberapa waktu lalu.

Sementara alokasi vaksin sendiri akan di distribusikan ke 14 target kegiatan yakni pada tenaga kesehatan di RSUD Pulang Pisau, 12 puskesmas dan 1 klinik di SPN Bukit Rawi.

”Rencananya Pulang Pisau akan mendapatkan vaksin sebanyak 1.920 vial baik itu dari Dinkes provinsi maupun tambahan dari Kapuas dan setelah kick off kemarin kita telah melakukan distribusi ke 14 titik sasaran dan sebanyak 493 orang per/Jum’ at kemarin telah kami lakukan vaksin,” ungkapnya.

 Ia juga menjelaskan vaksinasi yang dilakukan Pihaknya pasca kick off vaksinasi kemaren mencapai 57,65 persen atau sebanyak 493 orang tenaga kesehatan.

Berita Terbaru