Aplikasi Pemetaan Suara & Manajemen Pemenangan Pilkada

IT Konsultan Terbaik Indonesia

Pemkab Barito Selatan akan Kembangkan 13 Destinasi Wisata

  • Oleh Uriutu
  • 05 Februari 2021 - 19:35 WIB

BORNEONEWS, Buntok – Pemkab Barito Selatan melalui Dinas Pemuda Olahraga Pariwisata dan Kebudayaan (Disporaparbud) akan mengembangkan 13 destinasi wisata yang tersebar di 6 kecamatan.

"Kita mengembangkan 13 destinasi objek wisata ini seiring dengan telah disahkannya perda tentang hal itu," kata Kepala Disporaparbud Barsel, Manat Simanjuntak, Jumat, 5 Febuari 2021.

Adapun 13 objek wisata tersebut yakni air terjun senangu yang berada di Desa Bintang Ara, Kecamatan Gunung Bintang Awai, kawasan ekosistem air hitam yang berada di Desa Teluk Timbau, Batilap dan Desa Batampang, Kecamatan Dusun Hilir.

Selanjutnya, objek wisata Tugu Gerakan Mandau Telawang Pancasila Sakti (GMTPS) di Desa Bundar, Kecamatan Dusun Utara, dan Kecamatan Dusun Selatan. Objek wisata Danau Bundar di Kecamatan Dusun Utara.

Kemudian, objek wisata Danau Sanggu, Danau Sababilah, Danau Malawen dan Danau Ganting di Kecamatan Dusun Selatan, Kampung Terapung Bambaler, di Desa Baru, Kecamatan Dusun Selatan, Gua Liang Lempang di Desa Palurejo, Kecamatan Gunung Bintang Awai,

Ada juga gua liang Santangan di Desa Sei Paken, Kecamatan Gunung Bintang Awai, Kawasan Adat Suku Bawo, di Desa Bintang Ara, objek wisata Danau Sadar, Kawasan Kerbau Rawa di Desa Tampulang Kecamatan Jenamas, dan Danau Bahalang (Barito Mati) di Kelurahan Bangkuang, Kecamatan Karau Kuala.

Dia menjelaskan, pengembangan destinasi objek wisata itu akan dilaksanakan dari 2020 - 2025 mendatang. Dan dari tahun 2021 sampai tahun 2025 akan dilakukan pembangunan infrastruktur sebagai aksesnya.

Pihaknya juga akan mempersiapkan atraksi dan amenitas atau fasilitas pendukung untuk memenuhi keinginan wisatawan pada destinasi. Agar kunjungan wisatawan  terus meningkat.

"Ada sejumlah event tersebut akan dilaksanakan di desa wisata Sanggu, gua liang lempang, dan objek wisata kerbau rawa," beber dia.

Ia menambahkan, pihaknya juga telah melakukan penelusuran ke pusat dan ada beberapa perencanaan untuk melaksanakan event kerjasama melalui Corporate Social Responsibility (CSR) perusahaan daerah dengan kementerian.

"Kita saat ini sedang mengumpulkan data dan menyampaikannya dalam bentuk proposal untuk melaksanakan kegiatan di destinasi wisata,” tambah dia. (URIUTU DJAPER/B-11)

Berita Terbaru