Aplikasi Pilbup (Pemilihan Bupati) Kab. Toba Samosir Pilkada Serentak 2020

IT Konsultan Terbaik Indonesia

Optimalkan Pelayanan, Petugas Laboratorium RSUD Kapuas Dilatih Dalami Pemeriksaan PCR

  • Oleh Dodi Rizkiansyah
  • 18 Februari 2021 - 13:56 WIB

BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Dalam persiapan akan pelayanan kesehatan yang optimal bagi masyarakat, sejak beberapa waktu lalu, RSUD dr. H. Soemarno Sosroatmodjo Kuala Kapuas telah mengirimkan sejumlah petugas laboratorium klinisnya untuk mendalami terkait pelayanan pemeriksaan Polymerase Chain Reaction (PCR).

Pelatihan ini bertempat di Gedung Laboratorium Kesehatan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan Jalan Bumi Mas Raya Pemurus Baru, Kota Banjarmasin.

Petugas laboratorium yang ditugaskan untuk mengikuti pelatihan berjumlah 4 orang yang terdiri dari 1 dokter spesialis mikrobiologi klinik dan 3 petugas analis laboratorium kesehatan.

Dokter Penanggung Jawab Pelayanan Instalasi Laboratorium Rumah Sakit, dr Satria Ramli mengatakan pemeriksaan PCR untuk mendeteksi keberadaan material genetik dari sel, bakteri atau virus.

Saat ini PCR juga digunakan untuk mendiagnosis penyakit Covid-19, yaitu dengan mendeteksi material genetik virus Corona.

"Semoga dengan pelatihan peningkatan pengetahuan dan skill dari petugas laboratorium rumah sakit ini, dapat memberikan pelayanan kesehatan yang maksimal, membantu masyarakat, terutama di Kabupaten Kapuas dan sekitarnya," kata Ramli, Kamis, 18 Februari 2021.

Dia menjelaskan terbatasnya laboratorium pengujian di daerah khususnya Kalimantan Tengah, menyebabkan lamanya pengujian spesimen dari suspek Covid-19.

“Hal ini dikarenakan waktu yang dibutuhkan daerah untuk mengirimkan spesimen dari atau ke rumah sakit yang jauh atau berada di daerah lain," ucapnya.

Karenanya keberadaan laboratorium pengujian spesimen memegang peranan penting dalam mendukung upaya percepatan penanganan Covid-19.

Sehingga dengan adanya pembangunan Gedung Laboratorium Bio Safety Level -2 (BSL-2) yang dibangun RSUD dr Soemarno Sosroatmodjo Kuala Kapuas sudah hampir selesai.

"Tinggal menunggu penyelesaian dari lantai epoxy sesuai standar kesehatan diharapkan bisa mendukung percepatan penanganan," pungkasnya. (DODI RIZKIANSYAH/B-6)

Berita Terbaru