Aplikasi Pilbup (Pemilihan Bupati) Kab. Melawi Pilkada Serentak 2020

IT Konsultan Terbaik Indonesia

Tanggapi Keluhan Warga Terkait Elpiji 3Kg, DPRD Kapuas Lakukan RDP dengan Eksekutif

  • Oleh Dodi Rizkiansyah
  • 23 Februari 2021 - 18:05 WIB

BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Menanggapi keluhan dan aspirasi warga terkait dengan kenaikan harga tabung gas Elpiji 3Kg, Komisi II DPRD Kabupaten Kapuas melakukan Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan pihak eksekutif, bertempat di ruang rapat gabungan pada Selasa 23 Februari 2021.

Rapat tersebut dipimpin Wakil Ketua Komisi II DPRD Kapuas, Algrin Gasan didampingi Sekretaris komisi Darwandie, bersama anggota komisi, Lindawati, Bendi, dan Patna Wigati.

Sedangkan, dari pihak eksekutif dihadiri Asisten II Setda Kapuas, Salman, Kepala Disdagperinkop dan UKM, Batu Panahan, Sekretaris Dinas PMPTSP, Gerek, Kepala BPS Kapuas, dan Kabag Ekonomi dan SDA Setda Kapuas serta para staff.

"Kami melaksanakan RDP sesuai jadwal Banmus. Jadi intinya menanggapi dan tindaklanjut keluhan masyarakat terkait mahalnya, dan kelangkaan gas elpiji tiga kilogram," kata Algrin Gasan seusai rapat.

Politisi dari Partai Golkar ini menuturkan setelah dipaparkan oleh pihak eksekutif, ternyata salah satu permasalahannya ada dalam sistem distribusi tabung gas subsidi tersebut dari pangkalan ke masyarakat.

"Yang seharusnya elpiji subsidi ini untuk masyarakat tidak mampu atau yang ada di sekitar pangkalan. Tetapi, malah warga itu tidak menerima artinya belum mereka ke situ sudah habis stoknya di pangkalan, artinya sistem distribusinya bermasalah," ucap Algrin.

Sementara itu, Kepala Disdagperinkop dan UKM Kapuas, Batu Panahan mengatakan pihaknya sudah menyampaikan sejumlah hal terkait permasalahan yang terjadi dalam pendistribusian tabung gas elpiji 3Kg tersebut.

Ia menyebutkan, dari data yang ada, untuk saat ini di wilayah Kabupaten Kapuas terdapat 6 buah agen, dan 258 pangkalan gas elpiji.

"Untuk itu kami akan menindaklanjuti melalui tim pengawasan nantinya di lapangan, dan kita akan ambil tindakan tegas, khususnya kepada pangkalan dalam hal ini karena situasionalnya itu pangkalan yang seharusnya membagikan ke masyarakat," ucap Batu. (DODI RIZKIANSYAH/B-5)

Berita Terbaru