Aplikasi Pilgub (Pemilihan Gubernur) Propinsi Kalimantan Tengah Pilkada Serentak 2020

IT Konsultan Terbaik Indonesia

Kasus Pelecehan Seksual Masih Terjadi di Gunung Mas, DPRD: Awasi Pergaulan Anak

  • Oleh Anthoneal
  • 25 Februari 2021 - 00:30 WIB

BORNEONEWS, Kuala Kurun - Sejumlah kasus pelecehan seksual anak bawah umur masih saja terjadi di Kabupaten Gunung Mas. Untuk mencegah hal serupa kembali terjadi, para orang tua pun diminta untuk aktif membina dan mengawasi pergaulan anak-anak mereka.

”Peran orang tua sangat diperlukan dalam mengawasi pergaulan anak-anak. Terlebih di usia remaja, mereka rentan terpengaruh hal-hal negatif,” ucap anggota DPRD Gumas Punding S Merang, Rabu (24/2).

Politikus Partai Golongan Karya (Golkar) itu mengatakan, sejauh ini, anak dibawah umur bukan hanya menjadi korban pelecehan saja, melainkan ada juga yang menjadi pelaku. Salah satu faktor yang mempengaruhinya adalah, kemajuan teknologi yang berpengaruh terhadap pribadi dan perilaku anak.

”Pesatnya kemajuan teknologi informasi membuat pergaulan anak makin sulit dikontrol. Agar mereka tidak salah jalan, maka sangat dibutuhkan peran aktif orang tua untuk selalu membina sekaligus mengawasi pergaulannya,” ujar Punding.

Legislator dari daerah pemilihan (dapil) II mencakup Kecamatan Rungan Hulu, Rungan, Rungan Barat, Manuhing, dan Manuhing Raya ini menuturkan, selain kemajuan teknologi, faktor yang membuat anak bawah umur nekad melakukan tindakan asusila, karena terpengaruh lingkungan sekitar yang kurang baik.

”Kondisi lingkungan sangat berpengaruh terhadap pergaulan anak kita, karena sikap dan karakter mereka bisa terbentuk dari pergaulan,” tuturnya.

Dia menambahkan, untuk mencegah hal seperti ini terjadi lagi, diperlukan pembinaan terhadap anak secara intens. Contohnya orang tua selalu memberikan perhatian dan kasih sayang, sehingga anaknya tidak terpengaruh hal-hal negatif.

”Penting juga melakukan pembinaan secara mental, psikologis hingga spiritual, sehingga anak tidak mudah terpengaruh lingkungan, serta bisa membedakan hal yang salah dan benar,” tandasnya. (nth)

Berita Terbaru