Aplikasi Pilbup (Pemilihan Bupati) Kab. Mandailing Natal Pilkada Serentak 2020

IT Konsultan Terbaik Indonesia

Takut Angker, Rumah Ini Dibakar Setelah Dipakai untuk Gantung Diri

  • Oleh Rokim
  • 27 Februari 2021 - 15:31 WIB

BORNEONEWS, Palangka Raya - Warga Kelurahan Petuk Katimpun akhirnya membakar rumah kosong yang sebelumnya ditempati almarhum keluarga Anang Syahrani (49 tahun) dan Rini Handayani (bukan Ririn Amelia, 30 tahun), Sabtu 27 Februari 2021 sekitar pukul 09.00 WIB.

Pembakaran ini dilakukan untuk menghilangkan rasa angker, karena di rumah ini sebelumnya terjadi kasus pembunuhan yang dilakukan Anang Syahrani terhadap istrinya pada Selasa malam 23 Februari 2021 sekitar pukul 24.00 WIB.

Setelah itu pelaku Anang Syahrani bunuh diri dengan cara gantung diri. Rumah yang ditempat pelaku dan korban ini merupakan milik orang lain dan statusnya disuruh menempati saja.

Karena takut angker, maka warga mengusulkan kepada pemilik agar rumah tersebut dibakar dan disetujui.

Proses pembakaran rumah ini juga disaksikan Ketua RW 001 Djalaji, Babinsa, Bhabinkamtibmas, dan puluhan warga lainnya.

Bangunan yang terbuat dari kayu ini butuh sekitar 1 jam untuk meratakan dengan tanah. Di lokasi juga disiapkan mesin penyedot air yang berfungsi untuk menyiram agar kobaran api tidak merembet ke lokasi lain dan tidak membakar lahan gambut.

Diketahui, pelaku dan korban meninggalkan 2 anak perempuan. Paling besar masih kelas 4 SD, sedangkan adiknya masih TK. Kini mereka diasuh oleh adik ipar dari Rini Handayani yang juga tinggal di RT 003 Kelurahan Petuk Katimpun. (ROKIM/B-6)

Berita Terbaru