Aplikasi Pilbup (Pemilihan Bupati) Kab. Luwu Utara Pilkada Serentak 2020

IT Konsultan Terbaik Indonesia

Dokter Paru: Vaksinasi untuk Lindungi Kelompok Masyarakat Rentan

  • Oleh ANTARA
  • 01 Maret 2021 - 05:00 WIB

BORNEONEWS, Purwokerto - Dokter spesialis paru dari Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI) cabang Jawa Tengah dr. Indah Rahmawati, Sp.P mengatakan, vaksinasi COVID-19 sangat diperlukan untuk melindungi kelompok masyarakat yang rentan.

"Dengan vaksinasi diharapkan terjadi kekebalan kelompok agar kita semua sehat," katanya di Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Minggu.

Dia menambahkan, masyarakat harus berperan aktif menyukseskan program vaksinasi dan tidak ragu dengan keamanannya.

"Insya Allah vaksinasi COVID-19 aman untuk masyarakat asal sesuai dengan persyaratan skrining yang sudah ditetapkan oleh pemerintah," katanya.

Dia menjelaskan bahwa sebelum dilakukan vaksinasi akan ada pemeriksaan kesehatan dan pengisian formulir skrining yang harus diisi, sehingga memenuhi syarat vaksinasi yang aman.

Dia menjelaskan bahwa vaksinasi merupakan upaya untuk menjaga kekebalan tubuh.


"Vaksinasi bukan obat penyembuh sakit tetapi upaya untuk membuat kita punya kekebalan tubuh alami sehingga diharapkan akan tidak tertular sakit atau kalaupun tertular dan sakit maka diharapkan tidak bergejala berat," katanya.

Karenanya dia mengajak masyarakat untuk bersama-sama menyukseskan program vaksinasi guna mempercepat upaya pengendalian pandemi COVID-19.

Sementara itu ahli epidemiologi lapangan dari Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto dr. Yudhi Wibowo mengatakan masyarakat harus ikut berperan aktif menyukseskan program vaksinasi guna mempercepat penanganan pandemi COVID-19.

"Kepada semua masyarakat terutama mereka yang masuk kelompok risiko tinggi yaitu lansia, mereka yang punya komorbid, mereka yang usia di atas 45 tahun atau yang banyak berinteraksi dengan orang lain maka diharapkan dapat menyiapkan diri ikut vaksinasi," katanya.

Kendati demikian, kata dia, jika nantinya telah mendapatkan vaksinasi, masyarakat tetap harus menaati protokol kesehatan pencegahan COVID-19.

"Tetap pakai masker, cuci tangan, jaga jarak, menghindari kerumunan dan membatasi mobilitas," katanya.

Berita Terbaru