Aplikasi Pilbup (Pemilihan Bupati) Kab. Musi Rawas Pilkada Serentak 2020

IT Konsultan Terbaik Indonesia

Kabut Asap Mulai Selimuti Pangkalan Bun

  • Oleh Danang Ristiantoro
  • 01 Maret 2021 - 11:10 WIB

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Suasana pagi tak lagi secerah pagi - pagi sebelumnya, lantaran kabut asap mulai menyelimuti wilayah Kota Manis Pangkalan Bun, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Senin, 1 Maret 2022, pagi. Kabut asap ini  disinyalir dampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi dalam beberapa hari terakhir.

Pantauan Bornenonews, kabut asap mulai terlihat sejak pukul 06.00 WIB. Sejauh ini kondisi tersebut belum berpengaruh kepada aktivitas masyarakat. Kendaraan bermotor dan kelotok warga di bantaran sungai masih lalu lalang.

Berdasarkan keterangan Edwardiman warga Kelurahan Raja Seberang, Kecamatan Arut Selatan. Kabut asap mulai terasa sejak dua hari terakhir dan hari ini sudah mulai menebal.

"Hari ini yang cukup parah, kabut asap yang terjadi sejak pagi sampi sekitat pukul 09.00 WIB masih terlihat," ujarnya kepada Borneonews.

Lanjutnya, Endek sapaan akrabnya mengungkapkan, lebih parahnya lagi karena tebalnya kabut asap sampai masuk ke dalam rumah. Kejadian itu sekitar pukul 05.00 WIB sampai pukul 06.00 WIB.

"Bahkan, tagi pagi di seberang itu jarak pandang sekitar 3 meter," ungkapnya.

Ia menambahkan, bahwa telah terjadi kebakaran hutan dan lahan di sejumlah titik. Setidaknya ada 4 titik yang ia ketahui.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, telah terjadi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terjadi lagi di Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar). Api mulai menghanguskan lahan gambut yang berlokasi di Jalan Pangkalan Bun - Kotawaringin Lama (Kolam) km 12 mulai, Jumat 26 Februari 2021.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kobar, Tengku Alisjahbana, Sabtu 27 Februari 2021 dilokasi karhutla mengatakan bahwa berdasarkan data terakhir lahan yang terbakar sudah sekitar 10 hektare.

Upaya pemadaman masuh terus dilakukan oleh 60 anggita tim gabungan TNI, Polri, BPBD, Tagana dan Manggala Agni. (DANANG/B-5)

Berita Terbaru