Aplikasi Pilbup (Pemilihan Bupati) Kab. Karang Asem Pilkada Serentak 2020

IT Konsultan Terbaik Indonesia

2 Tahun Diburu, DPO Kasus Pemerkosaan Akhirnya Ditangkap Polisi

  • Oleh Uriutu
  • 01 Maret 2021 - 13:35 WIB

BORNEONEWS, Buntok – Setelah kurang lebih 2 tahun diburu, Daftar Pencairian Orang (DPO) kasus pemerkosaan berinisial AN (23) akhirnya ditangkap jajaran Kepolisian Polres Barito Selatan.

Warga wilayah Kecamatan Gunung Bintang Awai, Kabupaten Barito Selatan itu ditangkap di belakang rumahnya pada Sabtu, 27 Febuari 2021 sekitar pukul 13.00 WIB.

Kapolres Barsel AKBP Agung Tri Widiantoro melalui kasat Reskrim AKP Yonal Nata Putra mengatakan, pelaku ditetapkan sebagai DPO berdasarkan Nomor DPO/10/XI/2020/Reskrim pada 16 November 2020.

“DPO pelaku pemerkosaan telah kita tangkap untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya,” kata Yonal Nata Puta kepada Borneonews, Senin, 1 Maret 2021.

Ia membeberkan, kejadian berawal pada 18 Januari 2019 lalu ketika korban pergi ke kebun karet. Setelah sampai, suaminya juga datang dan bersama mengambil karet.

Kemudian, lanjut dia, setelah itu suaminya pulang dan korban langsung menyadap karet. Tidak lama kemudian, ia lapar lalu kembali ke pondok untuk memasak mie.

Setelah makan mie, korban kembali menyadap karet. Namun pada saat itu, dia mendengar berisik di pondok. Mendengar itu, korban kembali ke pondok untuk melihat barang-barang miliknya yang sudah hilang.

Saat mencari barang, tiba-tiba pelaku menghampirinya dan mengancam menggunakan parang. Berikutnya, pelaku mendorong korban hingga jatuh.

“Saat korban terjatuh pelaku memperkosa korban. Usai melakukan aksi bejat tersebut pelaku langsung pergi,” beber dia.

Tidak terima perbuatan pelaku, korban melaporkannya ke SPKT Polres Barsel untuk di proses lebih lanjut. “Saat ini pelaku bersama barang bukti telah kita amankan di Mapolres Barsel,” ucap Kasat Reskrim.

Adapun barang bukti turut diamankan, 1 bilah senjata tajam jenis parang beserta kumpangnya, 1 lembar kaos warna putih, dan 1 lembar celana pendek warna cokelat.
Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, pelaku dibidik Pasal 285 KUHP Jo Pasal 289 KUHP tentang Tindak Pidana Pemerkosaan. (URIUTU DJAPER/B-7)

Berita Terbaru