Aplikasi Pilbup (Pemilihan Bupati) Kab. Rokan Hulu Pilkada Serentak 2020

IT Konsultan Terbaik Indonesia

Siswa SMAN 1 Bulik Positif Covid-19

  • Oleh Hendi Nurfalah
  • 01 Maret 2021 - 19:01 WIB

BORNEONEWS, Nanga Bulik - Pembelajaran tatap muka terbatas diberbagai lembaga pendidikan formal di Kabupaten Lamandau sudah kembali diberlakukan sejak pertengahan Januari 2021.

Namun belum genap 2 bulan berlangsung, tapi kini ada seorang siswa SMAN 1 Bulik dinyatakan positif Covid-19.

Kabar ini dibenarkan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Lamandau, Abdul Kohar, Senin 1 Maret 2021.

Kohar menyebut atas adanya seorang siswa dinyatakan positif covid-19 maka tim Satgas penanganan Covid-19 Lamandau langsung melaksanakan tracking dan memeriksa sejumlah siswa yang melakukan kontak dengan yang bersangkutan. 

"Hari ini sejumlah siswa hasil tracking dijadwalkan mengikuti rapid antigen," sebutnya. Kohar juga menjelaskan selain sejumlah siswa hasil tracking dijadwlkan mengikiti rapid tes antigen, ada sejumlah tenaga pengajar juga telah diminta untuk mengikuti tes antigen.

Kohar menambahkan siswa yang terkonfirmasi positif berdasarkan hasil swab tersebut diduga terkontaminasi dari luar sekolah.

Kohar menyebut meski ada seorang siswa di SMAN 1 Bulik dinyatakan positif Covid-19 proses pembelajaran tatap muka arau PTM di Lamandau tetap berjalan dengan menerapkan prokes yang ketat. 

"Jika pelaksanaan tracking terkendali, maka pelaksanaan Proses Belajar Mengajar (PBM) akan berjalan seperti biasa. Ada yang pembelajaran tatap muka. Namun khusus yang harus menjalani isolasi tentunya akan menjalani pembelajaran dengan sistem belajar dari rumah," ujarnya.

Kohar mengatakan pihak sekolah akan selalu memfasilitasi bentuk pembelajaran yang mudah diakses oleh peserta didik agar PBM tetap berjalan meskipun situasi pandemi masih berlangsung.

Berdasarkan data penyebaran Covid- 19 Kabupaten Lamandau, Minggu 28 Februari 2021 kemarin, terjadi penambahan kasus positif dan pasien sembuh sebanyak 5 orang, sehingga jumlah total kasus positif 429, dalam perawatan 46 orang, sembuh 379, meninggal 4 orang serta 1 orang probable. (HENDI NURFALAH/B-6)

Berita Terbaru