Aplikasi Pilwali (Pemilihan Walikota) Kota Medan Pilkada Serentak 2020

IT Konsultan Terbaik Indonesia

Polda Kalbar Tetapkan 8 Tersangka Perorangan Kasus Karhutla

  • Oleh ANTARA
  • 02 Maret 2021 - 21:20 WIB

BORNEONEWS, Pontianak - Polda Kalimantan Barat hingga saat ini sudah menetapkan 8 tersangka perorangan dari 7 kasus kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) selama 2021.

"Hingga saat ini kami telah menangani sebanyak tujuh kasus dan mengamankan delapan orang yang diduga terlibat dalam pembakaran hutan dan lahan," kata Kabid Humas Polda Kalbar Kombes Donny Charles Go, Selasa 2 Maret 2021.

Dia menjelaskan 7 kasus Karhutla itu ditangani sejak Januari hingga Februari 2021. "Ke 8 tersangka itu sedang diproses dari tujuh laporan polisi yang kami terima," ujarnya.

Dia menambahkan 7 kasus yang terungkap itu ada dibeberapa polres dan terbanyak di Polres Mempawah yaitu 3 kasus, dan Polres lainnya sebanyak satu sampai dua kasus.

"Luas lahan yang terbakar akibat ulah delapan orang tersangka itu mulai dari tiga hektare hingga 14 hektare. Ke 8 pelaku ditangkap berasal dari Kota Pontianak tiga orang, Kabupaten Kubu Raya satu orang, Kabupaten Mempawah tiga orang, dan dari Kabupaten Kayong Utara satu orang," ungkapnya.

Sedangkan untuk korporasi, saat ini Tim dari Ditkrimsus Polda Kalbar sedang melakukan penyelidikan di lokasi kebakaran, ada beberapa hotspot pantauan satelit berada di wilayah konsesi perusahaan, katanya.

"Perkembangannya akan kami infokan kemudian, dan sampai dengan saat ini tim terus berupaya melakukan penyelidikan lebih lanjut," kata Kabid Humas Polda Kalbar.

Sebelumnya Gubernur Kalbar, Sutarmidji menyatakan telah mengantongi 57 nama pemilik lahan yang terbakar dan akan memberikan sanksi atas pembakaran lahan yang dilakukan secara sengaja.

"BPN sudah mengirim nama-nama pemilik lahan yang terbakar dan saat ini sudah tercatat sekitar 57 nama dari pemilik lahan tersebut," katanya.

Gubernur Kalbar juga menegaskan bahwa akan melakukan penindakan hukum terhadap pemilik lahan yang melakukan Karhutla.

Berita Terbaru