Aplikasi Pilbup (Pemilihan Bupati) Kab. Seram Bagian Timur Pilkada Serentak 2020

IT Konsultan Terbaik Indonesia

Februari 2021 Kalteng Mengalami Inflasi 0,21 Persen

  • Oleh Donny Damara
  • 04 Maret 2021 - 15:50 WIB

BORNEONEWS, Palangka Raya - Berdasarkan acuan dari Kota Palangka Raya dan Sampit, Provinsi Kalteng mengalami inflasi sebesar 0,21 persen pada bulan Februari 2021.

Kepala BPS Kalteng, Eko Marsoro mengatakan, pada bulan Februari, Kota Palangka Raya mengalami Inflasi dan Sampit mengalami Deflasi.

"Inflasi di Palangka Raya yaitu sebesar 0,33 persen yang dipengaruhi oleh peningkatan indeks harga pada kelompok makanan, minuman, dan tembakau sebesar 0,95 persen," ungkap Eko, Kamis, 4 Maret 2021.

"Kemudian ada juga kelompok rekreasi olahraga dan budaya sebesar 0,93 persen, serta kelompok kesehatan sebesar 0,46 persen," tambahnya.

Kemudian, deflasi yang terjadi di Sampit yakni sebesar 0,02 persen dipengaruhi oleh penurunan indeks harga kelompok transportasi 0,50 persen, kelompok kesehatan 0,07 persen, serta kelompok pakaian dan alas kaki 0,06 persen.


Dijelaskannya, berdasarkan dari 90 kota pantauan IHK nasional, ada 56 kota yang mengalami inflasi dan 34 kota deflasi. Inflasi tertinggi terjadi di Mamuju yaitu sebesat 1,12 persen dan deflasi tertinggi di Gunung Sitoli 1,55 persen.

Sedangkan Palangka Raya sendiri menempati peringkat ke-13 kota inflasi di tingkat nasional, dan Sampit menempati peringkat ke-32 kota deflasi.

"Kalau untuk laju inflasi tahun kalender yakni sebesar 0,29 persen, dan tingkat inflasi tahun ke tahun sebesar 0,67 persen," pungkasnya. (DONNY D/B-7)

Berita Terbaru