Aplikasi Pilbup (Pemilihan Bupati) Kab. Nunukan Pilkada Serentak 2020

IT Konsultan Terbaik Indonesia

Petugas Damkar Barito Timur Keluhkan Keterbatasan APD dan Pos Tidak Layak

  • Oleh Agustinus Bole Malo
  • 07 Maret 2021 - 04:00 WIB

BORNEONEWS, Tamiang Layang - Petugas pemadam kebakaran dari Pos Damkar Tamiang Layang mengeluhkan keterbatasan alat pelindung diri atau APD serta kondisi pos damkar yang dinilai kurang layak.

Keluhan ini disampaikan Ketua Regu II Pos Damkar Tamiang Layang, Nopriansyah bersama anggota lainnya usai memadamkan kebakaran lahan di Desa Murutuwu Kecamatan Paju Epat, Sabtu, 6 Maret 2021.

"Kami agak kesulitan  di lapangan karena tidak punya sepatu boot. Saat masuk semak berduri atau menginjak sisa-sisa kebakaran seharusnya pakai sepatu boot agar kaki tidak terluka atau terbakar," keluhnya.

Keluhan Nopriansyah dibenarkan anggota pemadam yang lain bernama Nanda Anugrah. Selain masalah APD, Nanda juga mengungkapkan kondisi pos damkar yang ditempati saat ini.

"Pos Damkar Tamiang Layang hanya menempati bekas stand pameran yang dindingnya terbuat dari kalsiboard dan terletak agak jauh dari jalan raya utama sehingga pergerakan kami saat ada kebakaran tidak bisa cepat," ujar Nanda.

Bahkan, lanjut dia, mobil tanki pemadam selama 2 tahun menempati pos tersebut hanya diparkir di tempat terbuka sehingga selalu terpapar panas maupun hujan.

Kepala Pelaksana BPBD Damkar Barito Timur, Riza Rahmadi menanggapi positif keluhan dari petugas pemadam kebakaran Pos Damkar Tamiang Layang dan dan berjanji akan segera mencarikan solusinya.

"Untuk keluhan kawan-kawan di lapangan seperti sepatu boot tahan api segera kita tindaklanjuti dan kita penuhi, agar mereka dapat melaksanakan tugas dengan maksimal saat menangani kebakaran," janji Riza.

Dia juga akan mengusahakan agar pos Damkar tamianglayang mendapatkan tempat yang strategis di pinggir jalan utama agar dapat bergerak cepat ketika mendapatkan informasi terjadinya kebakaran. (BOLE MALO/B-11)

Berita Terbaru