Aplikasi Pilbup (Pemilihan Bupati) Kab. Tapanuli Selatan Pilkada Serentak 2020

IT Konsultan Terbaik Indonesia

Dandim 1014 Pangkalan Bun Intruksikan Koramil Sukamara Rutin Patroli Lokasi Rawan Karhutla

  • Oleh Danang Ristiantoro
  • 07 Maret 2021 - 22:40 WIB

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Komandan Kodim 1014 Pangkalan Bun Letkol Arh Drajad Tri Putro serius tangani ancaman bencana Krbakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) diwilayah teritorialnya, yakni wilayah Kotawaringin Barat (Kobar) termasuk di Kabupaten Sukamara.

Dandim meminta kepada seluruh Koramil jajaran, termasuk Koramil 1014 - 06/Sukamara, agar secara rutin melaksanakan patroli ke sejumlah titik rawan terjadinya Karhutla.

"Temui masyarakat di sekitar daerah lahan - lahan kosong yang selama ini kerap terbakar. Ingatkan warga sama-sama menjaga lingkungan untuk tidak membakar lahan," kata Dandim, Minggu, 7 Maret 2021.

Letkol Arh Drajad Tri Putro menginttuksikan, agar seluruh jajarannya, agara dapat mengedepankan upaya pencegahan dalam mengantisipasi terjadinya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), salah satu caranya meningkatkan patroli dengan menyasar wilayah rawan munculnya titik api.

"Mencegah tidak sampai terjadinya karhutla tentu hal yang paling diharapkan, ketimbang menanggulangi lahan yang terlanjur terbakar," ungkapnya.

Untuk itulah, Dandim menekankan pentingnya pendekatan dengan mengedukasi masyarakat, seperti kelompok petani dan pihak lainnya, agar menyadari tindakan membuka lahan dengan cara membakar, itu tidak dibenarkan dan ada sanksi hukum bagi pelakunya.

"Kita ingatkan kepada warga jangan membuang putung rokok secara sembarangan. Jika hendak dibuang agar dipastikan api sudah padam. Tentunya dengan pendekatan yang baik, maka masyarakat juga akan memahami dan menerima dengan baik," jelasnya.

Sebab, dandim menjelaskan, banyak kasus kebakaran hutan dan lahan akibat kelalaian atau ketidaksengajaan seseorang. Mereka dengan santainya membuang putung rokok ke semak - semak, entah itu saat mancing, cari kayu dan atau pengendara yang sedang melintas di lahan kosong. Karena cuaca terik dan kondisi kering, serta tiupan angin yang kencang, api putung rokok dapat menyulut api yang besar.

"Inilah pentingnya kita selalu mengingatkan kepada masyarakat, terlebih masyarakat di sekitar lahan kosong, supaya dapat berhati - hati dan jangan membuka lahan dengan cara dibakar," pungkasnya. (DANANG/B-5)

Berita Terbaru