Aplikasi Pilbup (Pemilihan Bupati) Kab. Sumbawa Pilkada Serentak 2020

IT Konsultan Terbaik Indonesia

Bupati, Tokoh Agama Hingga Anggota PWI Lamandau Ikuti Vaksinasi Gelombang II

  • Oleh Hendi Nurfalah
  • 08 Maret 2021 - 14:55 WIB

BORNEONEWS, Nanga Bulik - Bupati Lamandau H Hendra Lesmana secara resmi mengikuti vaksinasi Covid-19 bertempat di Puskesmas Bulik, Senin 8 Maret 2021.

Selain bupati pada vaksinasi Gelombang II tahap I di hari pertama itu juga mengagendakan vaksinasi untuk anggota DPRD Lamandau, perwakilan tokoh agama serta para jurnalis yang tergabung di Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Lamandau. 

"Hari ini saya bersama dengan para tokoh agama serta teman-teman wartawan alhamdalullah telah selesai divaksin," ungkap Bupati Hendra Lemana usai disuntik vaksin.

Dengan adanya vaksinasi ini, kata Bupati, diharapkan muncul kepastian serta dapat menghilangkan perasaan ragu di tengah masyarakat. "Artinya, vaksinasi yang dicanangkan pemerintah ini Insya Allah aman dan halal," katanya.

Bupati juga menegaskan, meski program vaksinasi terus digalakkan, tidak serta merta upaya lain dalam mencegah penyebaran Covid-19 menjadi lalai. Seperti halnya taat prokes serta menjaga pola hidup bersih dan sehat. 

Di tempat yang sama, salahsatu pengurus PWI Lamandau, Karamoi Suwartono, memastikan jika PWI Lamandau sangat mendukung dan mengapresiasi pelaksanaan vaksinasi tersebut.

"Alhamdulillah, hari ini sebagian besar anggota PWI Kabupaten Lamandau bersama pak Bupati Hendra Lesmana serta anggota DPRD dan tokoh agama, telah mengikuti Vaksinasi Covid-19 tahap I. Semoga ikhtiar ini menjadi ibadah dan washilah agar terbabas dari Covid-19," ujarnya. 

Dibincangi usai menerima vaksin, Karamoi yang juga merupakan salahseorang wartawan media cetak itu mengaku tidak merasakan gejala atau efek aneh apapun usai disuntik vaksin.

"Rasanya biasanya saja, tidak ada efek apapun baik itu mual atau pusing. Hanya tadi saat disuntik rasanya seperti digigit semut," ucapnya gurau.

Program vaksinasi covid-19 di Lamandau saat ini telah memasuki gelombang II, pada gelombang satu lalu, vaksinasi pertama mencapai 775 dosis serta pemberian vaksin tahap II sebanyak 653 dosis dengan sasaran utama para tenaga kesehatan serta pejabat utama forkop IK mda. Untuk vaksinasi gelombang II pemberin vaksin menyasar para pelayan publik serta masyarakat yang masuk kategori memilki aktivitas yang rentan terpapar Covid-19. (HENDI NURFALAH/B-5)

Berita Terbaru