Aplikasi Pilbup (Pemilihan Bupati) Kab. Kutai Timur Pilkada Serentak 2024

IT Konsultan Terbaik Indonesia

Singkong Dinilai Sebagai Alternatif Pangan Potensial

  • Oleh Hermawan Dian Permana
  • 10 Maret 2021 - 21:00 WIB

BORNEONEWS, Palangka Raya – Singkong diyakini memiliki banyak potensi pengembangan pangan sebagai alternatif selain padi. Bahkan dinilai fleksible dapat dijadikan berbagai produk pangan.

“Di sini nanti singkong ini, tidak hanya dimakan tapi akan dijadikan varian produk yang salah satunya untuk mie, bioetanol, Mocaf dan lain-lain,” kata Kepala Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Peternakan (TPHP) Kalimantan Tengah (Kalteng) Sunarti, Rabu 10 Maret 2021.

Sunarti menegaskan bahan pangan tidak hanya dari padi tapi juga ada alternative lainnya, termasuk salah satunya singkong. Ia menuturkan program Food Estate singkong bertujuan mendukung program cadangan pangan strategis nasional. 

“Nanti program ini dinamakan Cadangan Logistik Strategis yang dimana tanaman yang dikembangkan berupa komoditi singkong seluas kurang lebih 1 Juta Hektare (Ha) di Kalteng, dimulai dari Kabupaten Gunung Mas ini,” terangnya.

Sunarti mengatakan untuk tahun 2021 ini, di Kabupaten Gunung Mas ditargerkan luas pengembangannya kurang lebih 30.000 Ha. Sedangkan progresnya saat ini lahan sudah diolah kurang lebih seluas 630 Ha.

Ia menilai dengan adanya kebijakan food estate menjadi kesempatan yang bagus untuk Kalteng merekrut dan memberdayakan Sumber Daya Manusia (SDM) yang ada.

“Kebijakan ini sekaligus membuka peluang usaha bagi masyarakat Kalteng khususnya para milenial dengan pendidikan bidang pertanian dan perikanan,” tandasnya. (HERMAWAN DP/B-7)

Berita Terbaru