Aplikasi Pilbup (Pemilihan Bupati) Kab. Bone Bolango Pilkada Serentak 2020

IT Konsultan Terbaik Indonesia

Pemkab Barito Utara Sambut Baik Program Keamanan Pangan Terpadu

  • Oleh Ramadani
  • 16 Maret 2021 - 19:15 WIB

BORNEONEWS, Muara Teweh - Pemkab Barito Utara menyambut baik program keamanan pangan terpadu. Di mana ini disampaikan oleh Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi dan Keuangan, Suparmi saat mengikuti sosialisasi program keamanan pangan terpadu melalui virtual di rumah jabatan Bupati Barito Utara, Selasa 16 Maret 2021.

Menurut Suparmi, Pemkab Barito Utara menyambut baik program pangan terpadu ini karena sistem pengawasan dilakukan Badan POM untuk memastikan pangan yang diproduksi, dipasarkan dan dikonsumsi telah memenuhi persyaratan keamanan, kualitas, dan gizi.

Pengawasan pangan melibatkan banyak lintas sektor. masalah keamanan pangan adalah masalah prioritas nasional.

“Untuk itu keamanan dan kesediaan pangan harus terjamin karena menyangkut ketahanan nasional yang berdampak pada peningkatan kualitas dan daya saing produk pangan, serta kesehatan dan daya saing bangsa,” katanya.

Sebelumnya, Deputi Bidang Pengawasan Pangan Olahan Dra Rita Endang menyampaikan sesuai dengan amanat uu no 18 tahun 2012 tentang pangan, pemerintah berkewajiban untuk menjamin keamanan pangan masyarakat.

Hal ini sesuai dengan deklarasi internasional dalam international conference on nutrition di roma tahun 1992 yang menyatakan bahwa keamanan pangan merupakan hak asasi setiap manusia. untuk mewujudkan hal tersebut, pemerintah diamanatkan untuk menetapkan norma, standar, prosedur, dan kriteria keamanan pangan serta diwajibkan untuk melakukan pembinaan dan pengawasannya.

Kualitas dan keamanan pangan harus diperhatikan dengan seksama. Antisipasi terjadinya risiko pangan yang tidak aman, baik pada saat produksi, pemasaran hingga konsumsi.

Begitu juga jajanan anak sekolah yang disinyalir tidak jarang mengandung bahan berbahaya. Padahal perkembangan anak merupakan hal penting.

Menurutnya perkuatan regulasi dan peningkatan pengawasan harus dilakukan agar standar dan keamanan pangan, termasuk jaminan halal. Sebagaimana amanat Presiden Republik Indonesia bahwa pendekatan ekonomi dan Kesehatan harus ditempuh sekaligus untuk melawan covid-19 serta menurunkan angka stunting. (RAMADHANI/B-5)  

Berita Terbaru