Aplikasi Pilbup (Pemilihan Bupati) Kab. Maluku Barat Daya Pilkada Serentak 2020

IT Konsultan Terbaik Indonesia

Bupati Barito Utara Ikuti Musrenbang RKPD Provinsi Kalimantan Tengah

  • Oleh Ramadani
  • 08 April 2021 - 20:25 WIB

BORNEONEWS, Muara Teweh - Bupati Barito Utara, H Nadalsyah mengikuti pelaksanaan Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Provinsi Kalteng secara virtual di Ruang Rapat Bappedalitbang, Kamis, 8 April 2021.

Musrenbang RKPD Provinsi Kalteng juga diikuti oleh Anggota DPR RI, DPD RI, Kemendagri, Bappenas, pemerintah kabupaten/kota se-Kalimantan Tengah dan stakeholder terkait.

Untuk Kabupaten Barito Utara, diikuti sejumlah pejabat. Nadalsyah mengatakan, Sekda Kalteng, Fahrizal Fitri menjelaskan bahwa tema yang diambil dalam Musrenbang RKPD adalah 'Stabilitas ekonomi dengan penguatan sumber daya manusia yang berdaya saing dengan prioritas pembangunan tetap pada bidang infrastruktur, pendidikan, kesehatan, dan perekonomian'.

Staf Ahli Menteri Bidang Hukum dan Persatuan Bangsa, Eko Prasetyanto Purnomo Putro menyampaikan sambutan Mendagri. Dikatakan bahwa tahun 2022 merupakan tahun kunci pemantapan pemulihan ekonomi.

"Diharapkan menjadi tahun pertama Indonesia mulai lepas dari tekanan Covid-19," harap Eko.

Senada dengan Mendagri, Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas melalui Deputi Bidang Kemaritiman dan SDA, Arifin Rudiyanto menyampaikan bahwa tantangan Indonesia tidak saja pemulihan ekonomi nasional, namun juga transformasi ekonomi dalam jangka menengah dan panjang.

“Dari kedua Kementerian disampaikan arahan-arahan dan rekomendasi yang menjadi prioritas Provinsi Kalimantan Tengah,” kata Nadalsyah.

Sementara itu, dari DPD RI, A Teras Narang meminta agar pelaksanaan program food estate yang dilaksanakan dapat berkelanjutan. Kemudian, dari DPR RI, Ary Egahni Ben Bahat mengusulkan agar guru honorer dapat diangkat menjadi PPPK maupun ASN. Sedangkan Willy Yoseph meminta kepada semua pihak yang terkait untuk dapat duduk bersama supaya desa-desa dapat dialiri listrik. (RAMADHANI/B-7)

Berita Terbaru