Aplikasi Pilbup (Pemilihan Bupati) Kab. Serdang Bedagai Pilkada Serentak 2020

IT Konsultan Terbaik Indonesia

Kondisi Hujan dan Angin Kencang di Kobar Dipengaruhi Cuaca di Wilayah Lain

  • Oleh Wahyu Krida
  • 10 April 2021 - 17:30 WIB

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Kondisi hujan dan angin kencang yang terjadi dalam beberapa hari belakangan ini di wilayah Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) dan sekitarnya secara tidak langsung merupakan dampak dari adanya aktivitas cuaca di wilayah lain di Indonesia.

Kepala Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Kelas III Iskandar Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) Aqil Ihsan, Sabtu, 10 April 2021 menjelaskan kondisi cuaca di Kobar dipengaruhi adanya belokan angin atau konvergensi di wilayah Kalimantan.

"Sehingga mempengaruhi pertumbuhan awan dan kecepatan angin. Dinataranya adanya  suplai uap air yang bergerak dari Pasifik Barat ke Pasifik Timur. Aktivitas potensi pembentukan awan hujan di wiliayah Indonesia Timur tidak signifikan,"  jelas Aqil Ihsan.

Kemudian, menurut Aail Ijsan, akibat pengaruh tersebut terjadi belokan angin dan konvergensi yang berada di wilayah Aceh, Sumut, Sumbar, Bengkulu, Jambi, Sumsel, Banten, Jabar, Jateng, Yogyakarta, Jatim, Kalbar, Kalteng, Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah, Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Maluku Utara, Papua dan Papua Barat.

"Kemudian terdapat potensi penguapan atau penambahan massa uap air di Selat Malaka, Selat Karimata, Laut Jawa, Samudera Hindia Selatan Jawa, Selat Makassar, Laut Sulawesi, Teluk Bone, Teluk Tomini, Laut  Halmahera, Laut Arafuru, Laut Maluku, Laut  Seram, Teluk Cendrawasih dan Samudera Pasifik Utara Papua," jelas Aqil Ihsan.

Selain itu, lanjut Aqil Ihsan, kondisi cuaca belakangan ini juga dipengaruhi  terjadinya fenomena gelombang atmosfer Kelvin di Kepulauan Nusa Tenggara dan Rossby Ekuator di Jawa, Bali dan Nusa Tenggara dengan tipe Low Frequency. (WAHYU KRIDA/B-5)

Berita Terbaru