Aplikasi Pilbup (Pemilihan Bupati) Kab. Rokan Hulu Pilkada Serentak 2020

IT Konsultan Terbaik Indonesia

Rute Lintasan Angkutan Barang di Sampit dialihkan, 8 Jalan Dalam Kota Dijaga Ketat

  • Oleh Muhammad Hamim
  • 13 April 2021 - 15:02 WIB

BORNEONEWS, Sampit - Sejak pukul 06.00 WIB tadi pagi, pihak Dinas Perhubungan dan kepolisian melakukan penjagaan di 8 ruas jalan. Sebagai upaya agar tidak angkutan barang yang melebihi 8 ton. 

"Sejak pukul 06.00 WIB hingga pukul 23.00 WIB nantinya, petugas akan melakukan pengawasan di 8 titik tersebut," ujar Plt Kepala Dinas Perhubungan Kotim Siagano, Selasa 13 April 2021. 

Ke 8 titik pengawasan tersebut berada di sepanjang Jalan Lingkar Utara dan Selatan. Diantaranya pertigaan Jalan Tjilik Riwut Km 8, perempatan Jalan Pramuka, Bundaran Balanga, pertigaan MT Haryono, pertigaan Jalan Pelita Barat, pertigaan Jalan Kapten Mulyono, Bundaran KB, dan pertigaan Jalan Ir H Juanda. 

Pengawasan tersebut dilakukan, karena angkutan berat tidak boleh lagi melintas di jalan dalam kota dan hanya bisa melewati Jalan Lingkar Selatan dan Utara. 

"Karena jalan sudah selesai ditimbun. Sehingga, sesuai instruksi Bupati Kotim, maka jalan dalam kota tidak boleh dilintasi angkutan berat," katanya. 

Bagi sopir angkutan yang masih ngeyel dan melintasi jalan dalam kota akan langsung disuruh putar balik, guna melintasi jalan yang telah ditentukan. 

"Pengawasan ini juga dilakukan sebagai upaya untuk mensosialisasikan larangan melintas jalan dalam kota tersebut," katanya. 

Larangan angkutan besar melintasi jalan dalam kota, karena saat ini sejumlah ruas jalan sudah mengalami kerusakan yang sangat parah. Hal itupun sangat dikeluhkan masyarakat. 

Sehingga pemerintah dengan cepat mengutamakan penimbunan jalan Lingkar Selatan yang rusak. Sehingga dapat dilintasi truk besar. Sedangkan jalan rusak dalam kota dapat segera diperbaiki. (MUHAMMAD HAMIM/B-6)

Berita Terbaru