Aplikasi Pilbup (Pemilihan Bupati) Kab. Sambas Pilkada Serentak 2020

IT Konsultan Terbaik Indonesia

Penghentian Pelayaran Dikhawatirkan Pengaruhi Harga Kebutuhan Pokok

  • Oleh Naco
  • 18 April 2021 - 10:40 WIB

BORNEONEWS, Sampit - Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur harus mengambil langkah cepat menyikapi persoalan penghentian sementara pelayaran angkutan barang PT Dharma Lautan Utama dari pulau Jawa menuju Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur.

Anggota DPRD Kotawaringin Timur, Khozaini mengkhawatirkan ini akan mempengaruhi harga kebutuhan pokok. Apalagi, saat ini bulan Ramadan dan menjelang Hari Raya Idul Fitri.

"Efek surat edaran Dishub Kotim ini yang melarang truk angkutan masuk kota membuat PT Dharma Lautan Utama menghentikan pelayaran akan berdampak sangat besar," ucapnya, Minggu, 18 April 2021.

Pasalnya, truk pembawa barang dan kebutuhan pokok yang menumpang kapal laut itu merupakan angkutan besar semuanya. Sementara daerah ini masih ketergantungan dengan pasokan barang dari luar daerah.

"Kalau barang naik atau bahkan kosong yang jadi korban masyarakat kita," kata Khozaini.

Menurut Khozaini, jika tidak ada pelayaran menuju Sampit, opsi lain jika sejumlah pengusaha barang memilih pelabuhan Kumai, Pangkalan Bun juga berdampak dengan harga barang itu pula.

Karena di situ akan bertambah biaya operasional, sehingga tidak ada pilihan untuk tidak menaikkan harga barang atau kebutuhan pokok tersebut.

"Seperti terjadi gelombang besar dan kapal tidak bisa berangkat dulu harga kebutuhan pokok langsung naik dan ini akan seperti itu juga," tandasnya.

Khozaini mengaku saat ini sejumlah pedagang sudah menyampaikan keluhan itu kepada dirinya untuk menyampaikan hal itu kepada pemerintah kabupaten setempat. (NACO/B-7)

Berita Terbaru