Aplikasi Pilbup (Pemilihan Bupati) Kab. Rokan Hulu Pilkada Serentak 2020

IT Konsultan Terbaik Indonesia

Satpol PP Kobar Arahkan Badut Jalanan ke Taman Kota

  • Oleh Danang Ristiantoro
  • 21 April 2021 - 17:56 WIB

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Demi menyambung hidup di tengah himpitan ekonomi akibat dampak pandemi Covid-19, menuntut setiap orang untuk melakukan pekerjaan apapun, termasuk menjadi badut jalanan, seperti yang ada di dalam Kota Pangkalan Bun, Kabupaten Kotawaringin Barat.

Aktivitas pekerjaan dengan berjoget dengan di balik kostum kartun di pinggir jalan atau di atas trotoar dekat lampu merah tersebut, dengan tujuan menghibur dan mengumpulkan rupiah dari para dermawan, ternyata tidak berjalan mulus dan dinilai menyalahi aturan serta mengganggu aktivitas pengendara jalan.

Mendapat laporan dan keluhan masyarakat, sehingga petugas Satpol PP Kobar mengamankan dan mengarahkan para badut jalanan tersebut, ke taman Kota Pangkalan Bun. Tepatnya di taman sekitar Bundaran Pancasila, Rabu 22 April 2021.

Kasatpol PP Kobar Majerum Purni melalui Kasiop Rois menyampaikan, berdasarkan laporan warga para badut ini turun ke jalan dan meminta - meminta.

Kegiatan ini melanggar Perda Nomor 16 terkait ketertiban umum dengan melakukan aktivitas usaha di pinggir jalan.

"Sebelum kita amankan, mereka sudah kita beri imbauan agar jangan beraktifitas di pinggir jalan, tapi tidak diharaukan. Karena tidak dihiraukan dan semakin banyak laporan, maka kita amankan dan kita mintai keterangan," kata Rois.

Pihaknya tidak melarang usaha para badut ini, selama tidak mengganggu aktifitas umum, sehingga kegiatan mereka yang awalnya dilakukan di lampu merah, nantinya akan diarahkan ke taman segitiga Bundaran Pancasila.

"Nanti semua badut kita minta untuk kumpul di taman. Jadi masyarakat atau orang tua yang anaknya pengen lihat badut bisa ke taman saja," ungkapnya.

Rois menambahkan jika pada pagi tadi baru dua badut yang diamankan dan diberi arahan selanjutnya akan dilakukan razia lagi sore nanti. Rata - rata badut ini merupakan warga dari luar daerah.

"Mereka ini bekerja sendiri tidak ada yang mengakomodir dan mereka rata - rata merupakan orang perantauan," tuturnya.

Dalam kesempatan ini Rois mengimbau para badut agar tidak lagi melakukan aktivitasnya di jalan dan menjalankan kegiatannya di taman - taman kota. (DANANG/B-6)

Berita Terbaru