Aplikasi Sistem Pemetaan Suara Pemenangan Pilkada 2024

IT Konsultan Terbaik Indonesia

Penumpang di Pelabuhan Sampit Hanya 180 Orang

  • Oleh Muhammad Hamim
  • 24 April 2021 - 23:31 WIB

BORNEONEWS, Sampit - Dampak evaluasi keberangkatan yang dilakukan oleh PT Dharma Lautan Utama (DLU) di Pelabuhan Sampit sehingga membuat masyarakat lebih banyak memilih berangkat ke Pulau Jawa melalui Pelabuhan Kumai Pangkalan Bun.

Alhasil, keberangkatan KM Kirana III di Pelabuhan Sampit menuju Surabaya hari ini hanya diisi 180 penumpang saja. Jumlah ini hampir sama seprti pada hari-hari normal.

"Setelah sebelumnya 2 keberangkatan dibatalkan dan baru hari ini kami melayani keberangkatan. Jumlah penumpang 180 orang, 17 motor, 3 mobil keluarga, dan 7 angkutan logistik besar," ujar Manager Cabang PT DLU Sampit, Hendrik Sugiharto, Sabtu 24 April 2021.

Dia menerangkan kondisi ini terjadi karena banyak penumpang yang membatalkan keberangkatan. Bahkan sekitar 100 orang lebih. Mereka ada yang memilih berangkat melalui Pangkalan Bun, dan ada juga yang menunda keberangkatan.

Sepinya penumpang juga dampak dari larangan mudik oleh pemerintah pusat. Begitu juga dengan para karyawan yang juga diimbau oleh perusahaannya agar tidak pulang kampung.

"Sementara untuk keberangkatan lainnya belum diketahui jumlah penumpangnya berapa, karena masih dibuka hingga jadwal nantinya," katanya.

Sedangkan keberangkatan kapal dari pihak PT DLU sendiri yang boleh membawa penumpang hanya tinggal 4 call, 2 call tujuan Surabaya, dan 2 call tujuan Semarang.

Setelahnya hanya melayani logistik saja, karena ada larangan dari pemerintah daerah. (MUHAMMAD HAMIM/B-6)

Berita Terbaru