Aplikasi Pilbup (Pemilihan Bupati) Kab. Bangka Tengah Pilkada Serentak 2024

IT Konsultan Terbaik Indonesia

PT. SSMS Tbk Tandatangani Komitmen Bantu PT SML Untuk Dapatkan Sertifikasi ISPO dan RSPO

  • Oleh Wahyu Krida
  • 27 April 2021 - 11:55 WIB

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Sesuai aturan yang telah ditetapkan pemerintah, sertifikasi ISPO, RSPO bahkan ISO bila diperlukan wajib dimiliki perusahaan perkebunan khususnya kelapa sawit untuk menjual produk hasil kebunnya.

Untuk itulah PT. Sawit Mandiri Lestari (PT SML) menggandeng salah satu perusahaan perkebunan sawit di Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) yaitu PT. Sawit Sumbermas Sarana (PT SSMS) Tbk  untuk membantu mereka dalam hal pengurusan dan memenuhi persyaratan mendapatkan sertifikasi tersebut.

Permohonan diwujudkan dalam penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara Direktur Utama (Dirut)  PT. SSMS Tbk Vallauthan Subraminam dan Dirut PT. SML Akhmad Faisyal yang dilaksanakan di Ruang Meranti, Kantor Pusat Citra Borneo Indah (CBI) Group, Selasa, 27 April 2021.

Usai penandatangan MoU  Vallauthan Subraminam mengatakan tujuan dari digelarnya kegiatan tersebut. "Sebagai perusahaan yang tergolong lama keberadaannya di Kabupaten Kobar dan sudah memiliki sertifikasi lebih dari 80%, tentunya kami berkewajiban membantu perusahaan lainnya dalam mengurus dan mendapatkan sertifikasi bagi kebun mereka," jelas Valla, sapaan Vallauthan Subraminam.

Bantuan tersebut, menurut Vallauthan Subraminam berupa support pengurusan dan bagimana PT. SML bisa  memenuhi persyaratan agar mendapatkan sertifikasi.

"Ini merupakan komitmen dari PT. SSMS Tbk untuk membantu perusahaan yang masuk dalam rantai pemasok atau suplay chain, agar mereka bisa mendapatkan sertifikasi RSPO, ISPO hingga ISO bila diperlukan," jelas Vallauthan Subraminam.

Menurut Vallauthan,  dengan memiliki sertifikasi, artinya pihak PT. SML sudah bisa dianggap memenuhi persyaratan dan tidak ada masalah bila dilihat dari segi kualitas dan penjualan.

"Karena dunia sedang kearah jaga lingkungan. Tidak mungkin hanya PT. SSMS Tbk saja yang dituntut untuk menjaga lingkungan. Namun kami juga berkomitmen untuk membantu perusahaan kecil lainnya agar turut serta menjaga lingkungannya yang merupakan bagian utama agar sertifikasi bisa dikeluarkan," jelas Vallauthan Subraminam.

Di tempat yang sama Akhmad Faisyal mengatakan karena PT. SSMS, Tbk sebagai perusahaan besar yang sudah memiliki sertifikasi ISO, ISPO dan RSPO, merupakan hal yang wajar bila PT. SML meminta bantuan terkait bagaimana mendapatkan sertifikasi.

"Kedepan, PT. SML membutuhkan perbaikan manajemen mutu lingkungan dan Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3). Karena PT. SSMS, Tbk kami anggap lebih berpengalaman dalam mendapatkan sertifikasi yang diperlukan, maka kami meminta bantuan agar nantinya PT. SML bisa mencapai standar sesuai peraturan pemerintah. Harapannya 2 tahun ini kami bisa mendapatkam sertifikasi apakah itu ISPO atau RSPO," kata Akhmad Faisyal. (WAHYU KRIDA/B-5)

Berita Terbaru