Aplikasi Pilbup (Pemilihan Bupati) Kab. Pesisir Selatan Pilkada Serentak 2020

IT Konsultan Terbaik Indonesia

Ini Penjelasan Sekda dan Dinas Perhubungan Kalteng Terkait Mudik Lokal

  • Oleh Hermawan Dian Permana
  • 04 Mei 2021 - 00:00 WIB

BORNEONEWS, Palangka Raya – Sekertaris Daerah (Sekda) Kalimantan Tengah (Kalteng), Fahrizal Fitri menyampaikan tidak ada pembatasan untuk wilayah antar kabupaten kota di Kalteng.

Fahrizal mengatakan sampai saat ini Kalteng juga belum menerapkan aglomerasi wilayah. Pembatasan yang dilakukan masih sebatas antar wilayah provinsi.

“Sampai saat ini kita tidak menerapkan aglomerasi, jadi satu kalteng ini merupakan satu aglomerasi. Jadi tidak ada pembatasan antar kabupaten kota yang ada adalah pembatasan antar provinsi,” kata Fahrizal Fitri di Kompleks Kantor Gubernur Kalteng, Senin, 3 Mei 2021.

Sementara itu terkait hal tersebut, Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Perhubungan (Dishub), Yulindra Dedy mengatakan untuk aturan resmi antar kabupaten kota menunggu keluar surat edaran dari Gubernur Kalteng.

“Kajian sudah kami sampaikan ke pak gubernur. Ini yang sama-sama kita tunggu,” tandasnya.

Sedangkan untuk antar wilayah provinsi sudah pasti dilakukan pengecekan dan pembatasan. Sampai saat ini sudah ada empat titik pos yang sudah ditetapkan oleh Polda Kalteng, termasuk yang ada di Kapuas, Bartim dan Lamandau.

Sedangkan terkait sanksi, ia mengatakan semuanya wewenang kepolisian. Kebanyakan akan disuruh diputar balik, namun juga bisa sampai dikenakan tilang.

“Itu kewenangan kepolisian, jika masih ada (melanggar) ada undang undang tentang lalin dan angkutan jalan, bisa sampai tilang tetapi yang berhak melakukan adalah kepolisian,” tandasnya. (HERMAWAN DP/B-11)

Berita Terbaru