Aplikasi Pilbup (Pemilihan Bupati) Kab. Kepulauan Aru Pilkada Serentak 2020

IT Konsultan Terbaik Indonesia

Tidak Membawa Keterangan Negatif Covid-19, Pelintas Ini Ngotot Ingin Masuk Kalteng

  • Oleh Agustinus Bole Malo
  • 08 Mei 2021 - 16:40 WIB

BORNEONEWS, Tamiang Layang - Seorang sopir mobil tanki air bersama seorang temannya yang tidak membawa surat keterangan negatif covid-19, ngotot ingin masuk ke wilayah Kalteng, Sabtu, 8 Mei 2021.

Sopir yang tidak diketahui namanya itu bahkan tidak mau melakukan rapid test antigen di posko penyekatan perbatasan Pasar Panas Kabupaten Barito Timur.

Tidak cukup di situ, sopir yang mengaku datang dari Tabalong ini bahkan memarkirkan kendaraannya, kemudian menyampaikan protes kepada petugas di posko.

"Saya sudah biasa masuk ke sini, di Bentot saya dizinkan masuk kenapa di sini (Pasar Panas) tidak, kenapa aturannya berbeda," protesnya.

Petugas pun menanggapi sopir tersebut dengan sabar dan mempersilahkan membaca aturan melintas perbatasan saat peniadaan mudik yang terpampang dekat posko penyekatan. Namun, dia tidak menanggapi dan pergi sambil menggerutu.

Sesuai aturan yang berlaku, selama peniadaan mudik tanggal 6-17 Mei 2021, larangan masuk dikecualikan bagi angkutan atau pelayanan logistik, perjalanan dengan keperluan mendesak atau non mudik seperti bekerja atau perjalanan dinas, karyawan perusahaan yang sudah berakhir masa kontrak, kunjungan keluarga sakit atau meninggal, berobat karena sakit darurat serta kepentingan persalinan dengan menunjukkan hasil negatif covid-19 yang pengambilan sampel maksimal 3 x 24 jam dan menunjukkan surat keterangan izin perjalanan tertulis.

Petugas dari Dinas Perhubungan Barito Timur yang melakukan pencatatan, Pryma A mengungkapkan, hingga hari ketiga peniadaan mudik total 37 kendaraan diperintahkan putar balik karena pengemudi maupun penumpang tidak membawa surat keterangan negatif covid-19 saat akan melintas.

Sementara itu, petugas kesehatan dari Puskesmas Pasar Panas, Yumerlin mengungkapkan, sejak hari pertama peniadaan mudik, total sebanyak 34 orang menjalani rapid test di posko tersebut.

"Hingga hari ini semua yang melakukan rapid test di posko negatif covid-19. Kalau ditemukan ada yang positif maka akan diarahkan kembali ke tempat asalnya untuk penanganan lebih lanjut," ujar Yumerlin. (BOLE MALO/B-7) 

Berita Terbaru