Aplikasi Pilbup (Pemilihan Bupati) Kab. Malaka Pilkada Serentak 2020

IT Konsultan Terbaik Indonesia

Pemkab Kobar Izinkan Salat Idul Fitri di Masjid dan Lapangan, Ini Syaratnya

  • Oleh Danang Ristiantoro
  • 11 Mei 2021 - 20:00 WIB

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) memberikan izin untuk pelaksanaan salat Idul Fitri 1 Syawal 1442 H dengan berjamaah di masjid dan lapangan terbuka, namun dengan ketentuan jamaah yang hadir tidak boleh melebihi 50 persen dari kapasitas tempat ibadah.

Ketentuan ini melalui surat edaran Bupati Kobar Nomor : 451/ 02 /KESRA/2021. Berisi tentang Panduan Penyelenggaraan Shalat Idul Fitri dan Halal Bihalal, pada hari Raya Idul Fitri 1442 H pada masa pandemi Covid-19 yang ditandatangani Bupati Nurhidayah, Selasa 11 Mei 2021.

"Selain syarat batas maksimal 50 persen, pengurus masjid dan atau panitia wajib koordinasi dengan pemerintah daerah dan Tim Sastgas Covod-19 terkait informasi status zona sebelum pelaksanaan salat Idul Fitri di masjd atau lapangan terbuka," kutipan poin dalam edaran yang disampaikan Bupati Kobar.

Adapun zona yang dimaksud ialah untuk zona merah dan orange maka pelaksanaan saalat Idul Fitri di rumah.

Kemudian untuk wilayah zona hijau dan kuning maka pelaksanaan salat Idul Fim di masjid dan lapangan terbuka.

Dalam edaran ini juga diimbau agar perayaan Idul Fitri cukup dihadiri oleh keluarga inti di rumah dan tidak melakukan oper house atau halal bihalal yang dapat mengumpulkan orang banyak.

Selain itu disampaikan kegiatan yang berhubungan dengan merayakan malam Idul Fitri seperti takbir keliling maupun pawai yang bersifat mengumpulkan massa tidak diperkenankan, sedangkan kegiatan takbiran di masjid dan musala dapat dilaksanakan secara terbatas.

"Takbir keliling ditiadakan, namun untuk takbir di masjid diizinkan dengan syarat maksimal 10 persen dari kapasitas masjid dan musala dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan, seperti menggunakan masker dan menjaga jarak," pesannya.

Surat edaran ini dikeluarkan, menindaklanjuti Surat Edaran Menteri Agama Republik Indonesia Nomor: SE. 07 Tahun 2021, tentang Panduan Penyelenggaraan Salat Idul Fitri 1442 Hiriyah  saat pandemi Covid-19 dan Surat Edaran Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor 800/2794/3J tentang Pembatasan Kegiatan Buka Puasa Bersama pada Bulan Ramadan dan Kegiatan Open House atau Halal Bihalal, pada Hari Raya Idul Fitri 1442 H/Tahun 2021, serta berdasarkan hasil pemantauan Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kalimantan Tengah, bahwa telah terjadi peningkatan kasus Covid-19 akhir ini, maka disampaikan beberapa hal antisipasi seperti disebutkan sebelumnya. (DANANG/B-6)

Berita Terbaru