Aplikasi Rekapitulasi Pilkada 2020

IT Konsultan Terbaik Indonesia

Cerita Sopir Truk Tronton Naas: Hanya Pasang Pelepah Sawit sebagai Tanda Truknya Berhenti di Pinggir Jalan

  • Oleh Naco
  • 17 Mei 2021 - 16:00 WIB

BORNEONEWS, Sampit - Sarminto alias Minto sopir truk PT Rosalia Mentaya Ekspres mengaku tidak menghidupkan lampu sein sebagai tanda kalau truk tronton yang dikemudikan sedang berhenti.

Kepada jaksa tersangka mengaku hanya memasang pelepah sawit sebagai tanda, sekitar 10 meter dari lokasi kejadian tersebut.

Saat itu truk tersangka terhenti karena kehabisan bahan bakar dan tersangka berencana mau memompa BBM yang kemasukan angin agar truk bisa hidup.

"Saat itu terdengar suara hantaman, setelah saya lihat pengendara motor itu (korban)," kata tersangka.

Saat itu korban Tini tidak sadarkan diri sementara Mikael masih sadar namun alami luka-luka, hingga keduanya dilarikan ke RSUD dr Murjani Sampit dan Tini dinyatakan meninggal dunia. 

 

Truk yang dikemudikan tersangka itu yakni jenis Tronton Hino dengan nomor polisi KH 8324 LM sementara itu motor yang dikendarai korban jenis Honda Supra X dengan nomor polisi KH 2509 LF.

Di mana saat itu Tini menabrak truk Minto yang sedang parkir di pinggir jalan setelah kehabisan bahan bakar ketika mau menuju ke garasi parkir PT Rosalia Mentaya Ekspres.

Senin, 17 Mei 2021 terungkap kalau kecelakaan itu terjadi pada Selasa, 16 Maret 2021 pukul 04.30 WIB di Jalan HM Arsyad Desa Eka Bahurui, Kecamatan MB Ketapang, Kabupaten Kotawaringin Timur. (NACO/B-6)
 

Berita Terbaru