Aplikasi Pilbup (Pemilihan Bupati) Kab. Hulu Sungai Tengah Pilkada Serentak 2020

IT Konsultan Terbaik Indonesia

Peserta Belum Paham PPDB Daring, Kadisdik Kotim: Sekolah Harus Bantu

  • Oleh Magang 2
  • 26 Mei 2021 - 15:00 WIB

BORNEONEWS, Sampit-  Kepala Dinas Pendidikan Kotawaringin Timur, Suparmadi meminta pihak sekolah yang melaksanakan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) membantu peserta maupun orangtua dalam prosesnya. Terutama bagi orangtua ataupun peserta yang belum memahami PPDB secara dalam jaringan (daring). 

Suparmadi mengakui tidak semua masyarakat, khususnya orangtua calon peserta didik paham terkait PPDB daring. Sekolah diminta memfasilitasi orangtua dalam pendaftaran.

"Bagi orangtua yang tidak paham, PPDB tetap dilakukan  daring  namun harus dibantu pihak sekolah mengisinya," ujar Suparmadi, Rabu, 26 Mei 2021.

Hal ini tidak hanya berlaku di dalam Kota Sampit, di wilayah luar kota pun harus diberlakukan demikian. Sebab menurutnya, tak semua masyarakat memiliki kemampuan dalam memahami dan melaksanakan PPDB daring tersebut. 

Kendati demikian, menurutnya, kondisi di luar kota masih memungkinkan PPDB secara luar jaringan. Sebab diyakininya tak terjadi penumpukan massa, seperti yang sering terjadi saat PPDB di dalam kota. 

"Kalau di desa-desa biasanya tidak terlalu banyak. Sehingga masih bisa dilakukan offline  karena tidak akan menumpuk.  Berbeda dengan sekolah yang berada di dalam kota,” ujarnya.

Demikian halnya dengan aturan PPDB tidak berlaku di desa. Salah satunya adalah ketentuan calon peserta didik SD berusia di bawah 7 tahun yang wajib melampirkan ijazah belajar Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) minimal 1 tahun.

"Syarat itu dikecualikan bagi warga desa yang belum memiliki lembaga PAUD," tegasnya.

Untuk diketahui , PPDB untuk tingkat TK, SD dan SMP di Kotim akan dilaksanakan bersamaan,  yakni pada tanggal 1 Mei 2021 mendatang. Seluruh sekolah ditekankan memberlakukan protokol kesehatan yang ketat,  guna menghindari penularan Covid-19 yang kini masih merebak.

"Dalam pelaksanaan PPDB harus tetap sesuai protokol kesehatan," tutup Suparmadi.(MAGANG 2/B-7)

Berita Terbaru