Aplikasi Pilbup (Pemilihan Bupati) Kab. Tanah Datar Pilkada Serentak 2020

IT Konsultan Terbaik Indonesia

Polisi Amankan Seorang Ayah Tega Aniaya Bayinya di Katingan

  • Oleh Abdul Gofur
  • 10 Juni 2021 - 22:50 WIB

BORNEONEWS, Kasongan - Unit Reskrim Polsek Katingan Hilir jajaran Polres Katingan mengamankan seorang ayah yang tega menganiaya anak kandungnya masih berumur 7 bulan alias bayi.

Kapolres Katingan AKBP Andri Siswan Ansyah melalui Kapolsek Katingan Hilir Iptu Eko Priono, Kamis, 10 Juni 2021 membenarkan jika pihaknya telah mengamankan pria berinisial DG (27 tahun) warga Depok yang berdomisili di Kelurahan Kasongan Lama.

"Iya kami telah mengamankan pelaku kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang juga merupakan ayah dari korban yamg masih bayi," katanya.

Dia menuturkan, pada Selasa, 8 Juni 2021, pelaku menjaga anaknya saat sang istri berusia 25 tahun bekerja. Malam harinya, anaknya rewel. Sang istri berusaha menenangkan anak yang menangis tidak seperti biasanya. 

Ketika hendak mengganti baju sang anak, dirinya mendapati luka lebam yang sudah membiru dan lebam seperti bekas gigitan di tangan sebelah kanan serta paha kiri anaknya. 

Istri kemudian menanyakan kepada suaminya, siapa yang telah melakukan kekerasan fisik terhadap anaknya. Dengan rasa bersalah, suaminya mengakui perbuatannya.

Karena merasa kesal, tidak terima dan ingin memberikan efek jera terhadap suaminya agar hal tersebut tidak terulang kembali, dirinya melaporkan ke Polsek Katingan Hilir. 

"Dari hasil pemeriksaan, alasan pelaku melampiaskan kekesalannya kepada anaknya yang sedang rewel lantaran merasa emosi dan faktor permasalahan yang ia hadapi," sebut Kapolsek.

Pelaku, kata Kapolsek, menyesali perbuatannya hingga menangis tersedu-sedu. Namun, hal tersebut tidak merubah keadaan, tetap harus mempertanggungjawabkan perbuatannya sesuai hukum yang berlaku.

Dalam kasus ini, pelaku dijerat dengan Pasal 44 ayat (1) Jo Pasal 5 Ayat (1) huruf a Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga dengan ancaman hukuman penjara 5 tahun.

"Saat ini kami sedang mempersiapkan administrasi penyidikan serta melakukan pemeriksaan terhadap saksi. Kemudian surat pemberitahuan dimulainya penyidikan akan segera dikirimkan kepada kejaksaan," tegas Kapolsek Katingan Hilir Iptu Eko Priono. (ABDUL GOFUR/B-7)

Berita Terbaru