Aplikasi Pilbup (Pemilihan Bupati) Kab. Klaten Pilkada Serentak 2020

IT Konsultan Terbaik Indonesia

Tentang Noni Purnomo, Bos Blue Bird yang Sukses Menjajaki Industri yang Didominasi Laki-laki

  • Oleh Tim Borneonews
  • 20 Juni 2021 - 15:00 WIB

BORNEONEWS, Jakarta Dahulu, perempuan bisa bekerja di dunia yang diinginkan adalah sebuah kemewahan. Ada perjuangan untuk dapat menempuh pendidikan atau mendapatkan peluang untuk maju. 

Namun, perlahan tapi pasti jalan serta kesempatan untuk perempuan meraih mimpi dan dan cita-citanya kini semakin terbuka lebar. Termasuk menggeluti profesi yang tadinya jarang dijalani oleh kaum perempuan.

Terbukanya peluang bagi perempuan salah satunya berkat sosok-sosok menginspirasi seperti Noni Purnomo. Dia adalah Presiden Direktur Blue Bird Group generasi ketiga.

Meski Blue Bird adalah perusahaan keluarga, Noni tidak begitu saja diberikan kursi tertinggi untuk memimpin perusahaan itu. Dia harus mendobrak berbagai gelas kaca untuk mencapai posisinya saat ini.

Noni kecil belajar dari neneknya Mutiara Siti Fatimah Djokosoetono, sang pendiri Blue Bird. Jika ada kesempatan, dia ikut terlibat proses pembangunan perusahaan burung biru itu yang terjadi di garasi rumahnya sendiri.

Noni bahkan sempat bekerja paruh waktu sebagai 'tukang' input data di Blue Bird saat masih duduk di bangku sekolah menengah atas. Dia tidak membedakan dirinya untuk sama-sama belajar dan merintis dari bawah.

Untuk terus mengasah kemampuannya, Noni melanjutkan pendidikan tinggi dan mengambil jurusan Teknik Industri di University of Newcastle, Australia. Dia pernah menyampaikan bahwa pada saat dia berkuliah, tahun 1994, jurusan itu didominasi oleh laki-laki. Dia bahkan menjadi satu-satunya perempuan di angkatannya.

Saat kuliah, Noni belajar banyak tentang membentuk proses bisnis yang efisien. Dia merangkum pendidikannya dalam tesis tentang efisiensi di bengkel.

Lulus kuliah, dia mengasah jiwa bisnisnya dengan bekerja di Jakarta Convention and Exhibition Bureau. Di saat yang sama, Noni sekaligus menjadi pegawai di Blue Bird.

Tak berselang lama, dia kembali melanjutkan pendidikan Master di University of San Francisco, Amerika Serikat. Kuliahnya berfokus pada bidang finance dan marketing.

Berita Terbaru