Aplikasi Pilbup (Pemilihan Bupati) Kab. Musi Rawas Pilkada Serentak 2020

IT Konsultan Terbaik Indonesia

Menyesal Setelah Tahu Pamannya Meninggal Usai Kepalanya Dipukul

  • Oleh Naco
  • 25 Juni 2021 - 13:20 WIB

BORNEONEWS, Sampit - Khairul Ramadan alias Hairul mengaku menyesal atas perbuatannya hingga menewaskan pamannya Saini.

Saat pelimpahan berkas tahap II di Kejaksaan Negeri Kotawaringin Timur, tersangka menyebut tidak menyangka akibat perbuatannya itu hingga menewaskan korban.

"Saya dengar kabar kalau saat itu paman saya meninggal setelah kejadian itu,' ucap tersangka dihadapan jaksa.

Hairul menyebutkan kejadian itu berawal saat dirinya sedang buang air besar, datang korban mendobrak pintu memarahinya karena menjual rumah yang kini ditempatinya itu.

Karena emosi, tersangka mengambil kayu balok dan tanpa pikir panjang memukul ke kepala korban. Usai kejadian itu korban sempat mengejarnya namun setelah itu korban kembali ke TKP dan pingsan hingga menghembuskan nafas terakhirnya akibat hantaman keras di kepalanya.

Adapun penganiayaan itu terjadi pada Minggu, 25 April 2021 pukul 13.00 Wib di Jalan Buntok, komplek pasar Keramat, Kelurahan Baamang Hilir, Kecamatan Baamang, Kabupaten Kotawaringin Timur.

Usai pertikaian itu tersangka yang sempat kabur tersebut langsung menyerahkan diri ke Polsek Baamang. Akibat perbuatannya itu tersangka dijerat dengan Pasal 351 Ayat (3) KUHP. (NACO/B-5)

Berita Terbaru