Aplikasi Pilbup (Pemilihan Bupati) Kab. Trenggalek Pilkada Serentak 2020

IT Konsultan Terbaik Indonesia

OJK Tindak Pinjaman Online Ilegal Berpotensi Melanggar Hukum

  • Oleh Testi Priscilla
  • 02 Juli 2021 - 19:35 WIB

BORNEONEWS, Palangka Raya - Otoritas Jasa Keuangan atau OJK mengambil langkah cepat bersama dengan Kepolisian Republik Indonesia menindak pinjaman online ilegal yang berpotensi melanggar hukum.

Terutama di tengah pandemi Covid-19 saat ini yang mengakibatkan banyak masyarakat mengalami kendala keuangan dan malah terjebak dalam pinjaman online ilegal.

"Masyarakat dirugikan karena tingkat bunga yang sangat tinggi serta waktu peminjaman yang tidak transparan, penyebaran data pribadi hingga penagihan yang disertai ancaman dan kekerasan," kata Deputi Komisioner Hubungan Masyarakat dan Logistik, Otoritas Jasa Keuangan, Anto Prabowo pada Jumat, 2 Juli 2021.

OJK yang tergabung dalam Satgas Waspada Investasi, lanjutnya, secara rutin sudah melakukan cyber patrol dan menutup aplikasi atau website pinjaman online ilegal tersebut.

"Edukasi ke masyarakat juga terus dilakukan OJK bersama SWI untuk tidak memanfaatkan pinjaman online ilegal dan hanya menggunakan fintech lending resmi terdaftar dan berizin OJK," tuturnya.

Karenanya, OJK juga, menurut Anto, terus mendorong pemulihan ekonomi melalui percepatan vaksinasi Covid-19.

"Percepatan vaksinasi diharapkan akan menciptakan kekebalan komunal yang mendukung mobilitas masyarakat dengan protokol kesehatan yang ketat sehingga perekonomian bisa kembali bergerak," katanya. (TESTI PRISCILLA/B-7)

Berita Terbaru