Aplikasi Pilwali (Pemilihan Walikota) Kota Mataram Pilkada Serentak 2020

IT Konsultan Terbaik Indonesia

Penyertaan Modal dari Pemkab Kotim kepada Bank Kalteng Capai Rp 100 Miliar Hingga 2024

  • Oleh Naco
  • 30 Juli 2021 - 11:56 WIB

BORNEONEWS, Sampit - Bank Pembangunan Kalimantan Tengah akan disuntik dana hingga  tahun 2024  untuk penyertaan modal dari Pemkab Kotawaringin Timur sekitar Rp100 miliar sejak tahun 2010 lalu.

Penambahan penyertaan modal  kepada Bank Kalteng disetujui DPRD Kotim yang dituangkan dalam rancangan peraturan daerah yang akan disahkan menjadi peraturan daerah. 

"Ini dituangkan dalam Rancangan Peraturan Daerah tentang Perubahan Kedua atas Peraturan Daerah Nomor 6 tahun 2013 tentang Penyertaan Modal Pemerintah Kotawaringin Timur pada Perseroan Terbatas Bank Pembangunan Daerah Kalimantan Tengah," kata Ketua Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bappemperda) DPRD Kotim Handoyo J Wibowo, Jumat, 30 Juli 2021.

Adapun kata dia komposisi modal setor pemerintah Kotim dari tahun 2010 sampai dengan 14 Juni 2021 yang sudah terealisasi sebesar Rp61.845.000.000, untuk memenuhi modal setor sampai dengan 31 Desember 2024. 

Menurut Handoyo itu sesuai dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor 12/POJK.03/2020 tentang konsolidasi Bank Umum pada 31 Desember 2024 memiliki modal inti paling sedikit Rp3 triliun.

Selain itu juga sebagai tindak lanjut dari hasil rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPS-LB) Perseroan Terbatas Bank Kalteng pada 28 Mei 2021 tentang perubahan anggaran dasar Perseroan Terbatas Bank Kalteng. 

"Pemerintah daerah harus menambah modal setor sebesar Rp38.305.000.000, sehingga total modal setor Pemerintah Kabupaten Kotim dari 2010 sampai 2024 nanti menjadi Rp100.150.000.000," tukasnya. 

Ia menambahkan, Pasal 3 dihapuskan, dan Pasal 5 Ayat (1) ada perubahan redaksi yang berbunyi jumlah penyertaan modal pemerintah daerah pada Bank Kalteng dari tahun 2010 sampai dengan 2021 sebesar Rp61.845.000.000. 

"DPRD berharap penyertaan modal pada PT Bank Kalteng membawa manfaat semakin besar yakni terus meningkatnya dividen yang diterima sehingga mampu berkontribusi besar terhadap pendapatan daerah Kabupaten Kotim," pungkasnya. (NACO/B-6)

Berita Terbaru