Aplikasi Pilbup (Pemilihan Bupati) Kab. Ogan Komering Hulu Pilkada Serentak 2020

IT Konsultan Terbaik Indonesia

Sekda Pulang Pisau Minta OPD Hasilkan Kegiatan Efektif dan Bermanfaat

  • Oleh Asprianta
  • 05 Agustus 2021 - 19:15 WIB

BORNEONEWS, Pulang Pisau – Sekda Pulang Pisau Tony Harisinta meminta kepada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk tetap fokus terhadap pelaksanaan kegiatan yang hasilnya dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

Menurut Tony Harisinta, fokus pada kinerja yang menghasilkan manfaat itu adalah upaya untuk mewujudkan kegiatan yang efektif dan efisien dalam pengunaan anggaran, serta mencegah pemborosan dan penyimpangan anggaran.

"Pada intinya berbagai kegiatan yang dilaksanakan pemerintah setemnpat memiliki tujuan dan sasaran yang jelas serta berorientasi pada azas manfaat bagi masyarakat," ucapnya.

Tony Harisinya menjelaskan keberhasilan menjadi jelas dan terukur, serta dapat merealisasikan program kegiatan yang berkaitan dengan pencapaian sasaran dan target penyerapan anggaran menjadi hal yang sangat penting dalam kinerja di masing-masing OPD.

Penyerapan anggaran harus menjadi fokus perhatian bagi para pimpinan perangkat daerah, karena sampai dengan saat ini penyerapan anggaran masih belum memuaskan.

"Saat ini sudah masuk pada bulan ke delapan, dan dirinya berharap terkait dengan pengadaan barang dan jasa agar dilakukan proses percepatan sehingga penyerapan berjalan menjadi baik," katanya.

Lanjut dikatakan Tony Harisinta, kinerja di setiap OPD akan berpengaruh dalam sejauhmana mampu merealisasikan penyerapan anggaran.

Menurutnya kebiasaan masih rendahnya serapan anggaran di setiap OPD, disebabkan dibiarkan tertunda atau sengaja ditunda dan tidak dijalankan sesuai dengan progress yang telah dijadwalkan.

"Program kegiatan yang menumpuk dipastikan berpengaruh pada serapan anggaran sehingga berdampak juga pada kualitas pembangunan," ungkapnya.

Selain itu, terang Tony Harisinta, hal yang sering terjadi adalah terkait proses pengambilan uang muka bagi rekanan sebesar 30 persen memakan waktu lama, ini disebabkan lemahnya pengawasan di masing- masing OPD.

Berita Terbaru