Aplikasi Pilbup (Pemilihan Bupati) Kab. Pangandaran Pilkada Serentak 2020

IT Konsultan Terbaik Indonesia

Wali Kota dan Kadinkes Kalteng Silang Pendapat Soal Izin Lab PCR RS Siloam Palangka Raya

  • Oleh Hendri
  • 05 Agustus 2021 - 20:45 WIB

BORNEONEWS, Palangka Raya - Kasus dugaan mal Swab PCR Rumah Sakit (RS)  Siloam Palangka Raya belum juga tuntas. Hal itu menjadi perhatian berbagai pihak, termasuk Wali Kota Palangka Raya, Fairid Naparin dan Kadinkes Provinsi Kalteng, Suyuti Syamsul.

Keduanya mempunyai pendapat berbeda terkait kewenangan izin operasional Lab PCR rumah sakit tersebut.

"Izin laboratorium PCR Siloam itu di Dinkes Provinsi, kalau pembinaannya iya di kota tapi itu Labnya, ya Provinsi," kata Fairid, Kamis 5 Agustus 2021.

Sementara itu, Suyuti Syamsul mengatakan, pengawasan dan pembinaan rumah sakit kelas C seperti RS Siloam merupakan wewenang dari Dinas Kesehatan Kota Palangka Raya.

"RS Siloam Palangka Raya itu rumah sakit kelas C, wewenangnya ada di kota. Laboratorium itu, kami hanya memverifikasi. Tapi pembinaan adanya di kota," ungkapnya.

Suyuti menjelaskan, pengawasan dan pembinaan rumah sakit kelas C tidak hanya sebatas pengelolaan pelayanan kesehatan pada rumah sakit saja.

Namun juga mencakup pelayanan pada bagian laboratorium yang berada di dalam rumah sakit tersebut karena merupakan satu paket dengan pembinaan dan pengawasanya.

Sementara Kadinkes Kota Palangka Raya, Andjar Hari Purnomo memilih diam soal persoalan itu. Ia enggan memberi keterangan lebih jauh selain menyarankan konsumen bertanya kepada dokter ahli terkait fenomena hasil Swab PCR yang berbeda. (HENDRI/B-5)

Berita Terbaru