Aplikasi Pilgub (Pemilihan Gubernur) Propinsi Sulawesi Utara Pilkada Serentak 2020

IT Konsultan Terbaik Indonesia

Satpolair Polres Kotim Berkoordinasi dengan BKSDA Terkait Kemunculan Buaya di Sungai Mentaya

  • Oleh Usay Nor Rahmad
  • 06 Agustus 2021 - 21:50 WIB

BORNEONEWS, Sampit - Polres Kotawaringin Timur melalui Satuan Polisi Air berkoordinasi dengan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Pos Jaga Sampit, terkait kemunculan buaya di Sungai Mentaya yang meresahkan masyarakat. 

"Kemunculan buaya dianggap meresahkan. Sebab itu, berdasarkan perintah Polda Kalteng dan Kapolres Kotim kami diminta berkomunikasi dengan  BKSDA meredam ini," kata Kasatpolair Polres Kotim AKP Herbet Simanjuntak, Jumat, 6 Agustus 2021. 

Pihaknya bersama BKSDA juga mengimbau agar meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di Sungai Mentaya. Selain itu juga agar peduli terhadap lingkungan sekitar.

"Harus hati-hati, masyarakat jangan sembarangan buang sampah. Harus waspada lingkungan sekitar," tambahnya. 

Selain gencar memberikan imbauan kepada masyarakat, Satpolair Polres Kotim juga punya cara lain agar buaya tidak menyerang manusia. Salah satunya dengan menebar anakan ikan. Harapannya dengan ditebarkannya ikan ini dapat membantu menyeimbangkan lingkungan perairan sekitar. 

"Kami ada menebar ratusan ikan patin, tujuannya untuk penyeimbangan lingkungan," kata Herbet. 

Sementara itu, Komandan BKSDA Pos Jaga Sampit, Muriansyah mengatakan, pihaknya siap bersinergi dengan pihak kepolisian terkait keberadaan buaya muara yang ada di perairan Sungai Mentaya ini. 

Seperti diketahui kemunculan buaya muara semakin sering di perairan sekitar kota. Beberapa hari sebelumnya buaya muncul berseberangan lokasi Kompleks Ikon Jelawat, berselang hari kembali muncul sebelah Hilir lokasi kemunculan pertama. (USAY NOR RAHMAD/B-7)

Berita Terbaru