Aplikasi Pilbup (Pemilihan Bupati) Kab. Pemalang Pilkada Serentak 2020

IT Konsultan Terbaik Indonesia

Chef Arnold Ungkap Kunci Kesuksesan di Industri Kuliner

  • Oleh ANTARA
  • 19 Agustus 2021 - 12:30 WIB

BORNEONEWS, Jakarta - Chef Arnold Poernomo, salah satu pendiri startup kuliner Mangkokku bersama dengan Kaesang Pangarep, Gibran Rakabuming dan Randy Kartadinata mengungkapkan kunci kesuksesan di industri kuliner: inovasi.

Dalam mempertahankan perusahaan rintisan kuliner yang memasuki tahun ketiga ini, Arnold mengatakan salah satu kunci kesuksesan dalam industri kuliner adalah inovasi agar tetap relevan dan sesuai dengan zaman serta minat konsumen, terutama di tengah kondisi penuh tantangan.

"Kami berkomitmen untuk terus mengeksplorasi masakan bercita rasa khas Nusantara dengan sajian yang lebih kontemporer namun tetap pas di lidah masyarakat Indonesia,” ujar Arnold Poernomo yang juga penanggung jawab research and development Mangkokku, dikutip dari pernyataan resmi.

Arnold yang menjadi juri kompetisi memasak di televisi ini optimistis bahwa Indonesia punya banyak bahan yang bisa dieksplorasi jadi masakan unik untuk dihidangkan. Dia menegaskan, sejak awal perusahaan rintisan itu tidak ingin hanya mengandalkan "hype factor" sesaat.

"Kami ingin menyediakan pilihan makanan yang bisa dikonsumsi sehari-hari dan terus-menerus.”

Tahun ini, misalnya, Mangkokku telah mengembangkan varian produk beku dan menu lauk tanpa nasi untuk menjawab kebutuhan konsumen yang kini lebih sering berada di rumah. Produk beku juga ini diharapkan dapat menjangkau konsumen dari luar daerah yang belum terjangkau oleh gerai Mangkokku.

Saat ini, Mangkokku memiliki 40 gerai yang tersebar di Jakarta, Depok, Tangerang, Bekasi, Surabaya, Bandung dan Malang dan menjual lebih dari 200.000 mangkok setiap bulan. Secara keseluruhan, lebih dari 2 juta mangkok hidangan nasi telah disajikan ke pelanggan dalam dua tahun terakhir.

Strategi bertahan dan berkembang dalam keterbatasan
Tak lama sejak mulai beroperasi, bisnis ini dihadapkan dengan pandemi. Namun, itu tidak menghentikan perkembangan dalam mencapai impian menjadi salah satu pemain kuliner terbesar di Indonesia. CEO Mangkokku Randy Kartadinata berharap nantinya perusahaan rintisan ini bisa membawa makanan Indonesia ke kancah internasional.

“Perjalanan Mangkokku dari tahun 2020 hingga 2021 menjadi sangat menantang akibat pandemi dan restriksi sosial dari pemerintah. Namun, melalui adaptasi strategi serta beragam inovasi dan kolaborasi, Mangkokku berhasil mencatat pertumbuhan delapan kali lipat selama pandemi,” ujar Randy Kartadinata.

Pembatasan aktivitas untuk mencegah penyebaran virus corona membuat restoran-restoran harus mengikuti aturan pemerintah untuk mengurangi jumlah pengunjung yang ingin makan di tempat. Pilihan yang tersedia adalah menyajikan makanan-makanannya lewat pesan antar. Randy mengatakan, saat opsi makan di tempat (dine-in) tak lagi jadi pilihan utama, pihaknya mengganti fokus ekspansi ke layanan daring (online platform) dan cloud kitchen alias dapur awan.

Berita Terbaru