Aplikasi Pilbup (Pemilihan Bupati) Kab. Nias Selatan Pilkada Serentak 2020

IT Konsultan Terbaik Indonesia

Mendes: Gernas BBI Harus Disertai Peningkatan Kualitas dan Daya Saing

  • Oleh ANTARA
  • 01 September 2021 - 22:00 WIB

BORNEONEWS, Jakarta - Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Abdul Halim Iskandar menyampaikan Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (Gernas BBI) harus disertai dengan peningkatan kualitas dan daya saing.

"Peningkatan kualitas dan daya saing adalah kata kunci dalam kompetisi," ujar Mendes PDTT dalam sambutan peluncuran Gernas BBI Kalimantan Timur bertema "GO BORNEO" dipantau via daring di Jakarta, Rabu.

Menurut dia, dua gerakan itu harus dilakukan secara bersamaan melalui pengembangan ekosistem dan rasa percaya diri sebagai bangsa yang besar dan mencintai negeri.

"Kecintaan 277 juta rakyat Indonesia terhadap produk dalam negeri adalah salah satu kunci dari Gernas BBI," ujar Gus Hakim, demikian ia biasa disapa.

Menurut dia, dengan kecintaan rakyat Indonesia terhadap produk dalam negeri, tidak hanya akan mendorong perkembangan industri kreatif di Indonesia, tetapi juga berdampak besar bagi perekonomian Indonesia.


"Ketika seluruh warga Indonesia secara bersama-sama memproduksi dan mengkonsumsi serta memanfaatkan semua produk-produk yang kita hasilkan sendiri, maka seluruh urusan perekonomian di Indonesia pasti akan selesai," kata Gus Halim.

Sejak Gernas BBI dicanangkan Presiden Joko Widodo pada tahun 2020 lalu, Gus Halim mengatakan, kegiatan ini telah berhasil mengajak lebih dari 3,8 juta pelaku kreatif UMKM untuk masuk ke platform e-commerce sehingga memperluas pasar.

"Tidak hanya pasar nasional, tetapi hingga ke mancanegara," ucapnya.

Dalam kesempatan itu, Gus Halim juga menyampaikan bahwa Gernas BBI dilengkapi dengan edukasi dan pendampingan bagi pelaku kreatif dan UMKM agar mereka benar-benar maju di dalam industri digital.

"Saat ini telah tersedia 86 konten pelatihan pada situs BBI yang dapat diakses oleh pelaku UMKM, BUMDes, dan BUMDesma," katanya.

Selain itu, lanjut dia, dalam Gernas BBI itu juga terdapat penyaluran modal melalui program digital kreatif UMKM oleh Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) sebesar Rp4,2 triliun.

Berita Terbaru