Aplikasi Manajemen Relawan Pilkada 2020

IT Konsultan Terbaik Indonesia

Legislator Ini Minta Pemerintah Inventarisasi HGU Yang Hampir Habis Masa Berlaku

  • Oleh Donny Damara
  • 14 September 2021 - 14:45 WIB

BORNEONEWS, Palangka Raya - Legislator Kalteng, Fajar Hariady meminta kepada pemerintah baik provinsi, kabupaten atau kota supaya dapat menginventarisasi hak guna usaha (HGU) milik perusahaan yang masa berlakunya hampir habis.

Dia mengatakan, dengan menginventarisasi HGU perusahaan yang hampir habis masa berlakunya tersebut, maka pada saat mereka mengajukan perpanjangan atau pembaharuan izin pemerintah dapat melakukan penyesuaian dengan kebutuhan dan ketersediaan lahan untuk pembangunan dan kepentingan masyarakat secara luas.

"Tentu harus disesuaikan dengan rencana tataruang daerah. Kapan perlu RTRW yang ada direvisi kembali. Kita rasa hal itu wajar mengingat pertumbuhan penduduk yang meningkat dan keperluan pembangunan baik untuk kepentingan pemerintah maupun masyarakat," ujarnya Selasa, 14 September 2021.

Dia mencontohkan, pada saat melaksnakan reses di Desa Natai Baru, Kecamatan Mentaya Hilir Utara, Kabupaten Kotawaringin Timur. Dimana masyarakat yang ada di daerah itu menyampaikan keluhan terkait izin HGU tersebut.

Pasalnya, hanpir seluruh wilayah di desa itu masuk kedalam area perusahaan sawit serta ada beberapa yang masuk ke dalam hutan produksi. Akan tetapi, untuk menyelesaikannya ada beberapa langkau atau solusi yang bisa dilakukan yakni seperti mengikuti program pemanfaatan tanah obyek reforma agraria (Tora).

Tora tersebut merupakan program yang memang dicanangkan oleh pemerintah pusat, dengan tujuan mewujudkan pemerataan struktur penguasaan, kepemilikan, penggunaan dan pemanfaatan tanah.

"Bila ada kendala yang dialami masyarakat dimana wilayah desa sudah terlanjur masuk dalam izin HGU bisa mengikuti program Tora tersebut. Obyek Tora bukan hanya pada pelepasan kawasan hutan, namun juga bisa berasal dari 20 persen kewajiban pemegang HGU yang mau memperpanjang izin HGUnya," demikian kata politisi PKB ini. (DONNY D/B-7)

Berita Terbaru