Aplikasi Pilbup (Pemilihan Bupati) Kab. Labuhanbatu Selatan Pilkada Serentak 2020

IT Konsultan Terbaik Indonesia

Pernikahan Dini Sebabkan Tingginya Angka Stunting di Kotim

  • Oleh Muhammad Hamim
  • 15 September 2021 - 19:05 WIB

BORNEONEWS, Sampit - Pernikahan dini masih terjadi di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim). Hal tersebut ternyata menjadi salah satu penyebab tingginya angka stunting.

"Pernikahan dini salah satu tingginya stunting di Kotim. Karena masih kecil sudah menikah. Dilihat dari segi kesehatan juga kurang baik, ditambah lagi perekonomian yang tidak stabil untuk memenuhi gizi," kata Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Ellena Rosie melalui Kasi Bina Ketahanan Keluarga, Dian Nadhirah, Rabu, 15 September 2021. 

Saat ini, pernikahan dini di Kotim cukup tinggi. Kurangnya kesiapan menjalani bahtera rumah tangga, berdampak pada perekonomian dan pola hidup tidak sehat.

"Pernikahan dini di Kotim sendiri menduduki peringkat 5 di Kalteng. Dan itu terjadi sejak 2019 lalu," kata Dian. 

Adapun daerah tertinggi pernikahan dini di Kotim yakni Kecamatan Teluk Sampit, Pulau Hanaut, Cempaga Hulu dan Cempaga. Di daerah tersebut, pernikahan di bawah umur merupakan hal yang biasa. Sehingga, dampaknya bisa berimbas kepada anak. 

"Kami harap orangtua lebih melihat kesiapan anaknya. Jika memang masih di bawah umur dan labil, lebih baik tahan dulu pernikahannya. Sehingga tidak berdampak terhadap keluarganya kedepan," kata Dian. (MUHAMMAD HAMIM/B-11)

Berita Terbaru