Aplikasi Pilbup (Pemilihan Bupati) Kab. Purbalingga Pilkada Serentak 2020

IT Konsultan Terbaik Indonesia

Polres Katingan Ekspos Kasus Narkotika dan Penganiayaan

  • Oleh Abdul Gofur
  • 28 September 2021 - 13:15 WIB

BORNEINEWS, Kasongan - Polres Katingan menggelar konferensi pers terkait kasus tindak pidana narkotika dan penganiayaan dengan pemberatan atau anirat, Selasa, 28 September 2021.

Kapolres Katingan AKBP Paulus Sonny Bhakti Wibowo memimpin konferensi pers didampingi Wakapolres Kompol Hemat Siburian, Kasat Reskrim Iptu Adhy Heriyanto, dan Kasat Reserse Narkoba Iptu Andri Iswanto.

Ada tiga tersangka yang dihadirkan pada konferensi ini berikut dengan barang buktinya. Rinciannya, 2 tersangka kasus narkotika dan 1 tersangka penganiayaan dengan pemberatan.

"Untuk kasus tindak pidana narkotika itu saat ini sedang ditangani jajaran Satresnarkoba Polres Katingan. Dan tindak pidana penganiayaan berat penanganannya dilakukan Polsek Katingan Hilir," kata AKBP Paulus Sonny Bhakti Wibowo.

Sonny mengatakan, untuk kasus narkotika kejadiannya pada Rabu, 22 September 2021 sekitar pukul 14.33 WIB dengan tersangka S dan D. Penangkapan dilakukan di kediaman Y (DPO). Dari TKP pertama di rumah Y diamankan tersangka S (38). Setelah itu petugas menangkap D.

"Saat itu sempat terjadi perlawanan namun S dan D berhasil diamankan petugas, namun Y melarikan diri dan sejak saat itu sudah ditetapkan DPO. Akan tetapi polisi sudah mengantongi identitas Y. Kapolres meminta agar dalam waktu dekat Y segera menyerahkan diri kepada aparat keamanan.

Dari penangkapan itu, polisi mengamankan 7 paket sabu dan sejumlah uang tunai serta barang bukti lain termasuk beberapa HP.

Sementara kasus tindak pidana penganiayaan dengan pemberatan yakni dengan tersangka inisial H dengan TKP di sebuah gudang rotan di Jalan Tjilik Riwut Km 1 Kasongan pada 23 September 2021 sekitar pukul 13.00 WIB.

"Pelaku H ini melakukan penganiayaan terhadap korban YD (35) didasari rasa kekesalan atau sakit hati. Karena korban yang sebenarnya masih keluarga sering mengejek mengolok-olok mencerca kakak tersangka," ujarnya.

Korban YD sendiri saat ini masih dirawat di RSUD Dorys Silvanus Palangka Raya karena mengalami luka parah di lengan dan perut terburai akibat tebasan tombak dari pelaku. (ABDUL GOFUR/B-11)

Berita Terbaru