Aplikasi Pilbup (Pemilihan Bupati) Kab. Halmahera Utara Pilkada Serentak 2020

IT Konsultan Terbaik Indonesia

Bekas Galian Jalan di Depan Kantor Diknas Barito Timur Rawan Kecelakaan

  • Oleh Agustinus Bole Malo
  • 28 September 2021 - 20:10 WIB

BORNEONEWS, Tamiang Layang - Bekas galian jalan di depan kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Barito Timur membahayakan pengguna jalan terutama pengendara sepeda motor jenis matic karena ukuran ban yang kecil sehingga mudah terpental saat menerjang bekas galian tersebut.

Pengguna jalan yang tidak terbiasa melintas di tempat itu tidak akan menyadari bahwa ceruk bekas galian itu cukup dalam karena dari kejauhan terlihat rata.

Kondisi ini semakin rawan saat malam hari akibat penerangan jalan yang kurang memadai.

Dalam beberapa menit Borneonews memantau kondisi lalu lintas di lokasi itu, Selasa, 28 September 2021, beberapa pengendara hampir terjatuh ketika menerjang bekas galian itu, sedangkan yang sudah terbiasa mencoba lewat tepi jalan yang lebih rata.

Di grup Facebook Barito Timur Membangun, ramai kesaksian warga yang hampir mengalami kecelakaan di bekas galian itu.

"Nah pas banar up di fb. Pengalaman pas malam harinya gerimis, berangkat ngantar rekan donor darah ke RS Alhamdulillah masih bisa menguasai kendaraan sepeda motor hampir terpental oleng keluar jalur," tulis akun Relawan Matabu Jaya.

"Benar tu, mggu kmren aku hampir jatuh, belanjaan sate ku smpe tahambur di jln," tulis pemilik akun lain bernama Yatriani.

"Rancak blanjaan org tahambur dstu, kmrn baras, ada sgala pop es, sgala sayur..olh pagat tali plastik...olh tahantak..dtimbun cmn pkai tanah, paling 2 hari, dalam lagi..itu kntraktor yg gali saluran PDAM hrus nya ngurus itu..," tambah akun Nzhuey Putra Nansarunai.

Kabid Bina Marga Dinas PUPR Barito Timur, Dodianto saat dikonfirmasi mengaku bahwa kontraktor sudah diperingatkan saat akan menggali jalan itu agar ditimbun kembali.

Menurutnya proyek tersebut merupakan tanggung jawab bidang Cipta Karya Dinas PUPR, namun dihubungi via sambungan telepon, Kabid Cipta Karya, Bunyamin, tidak memberikan respon. (BOLE MALO/B-5) 

Berita Terbaru