Aplikasi Pilbup (Pemilihan Bupati) Kab. Lebong Pilkada Serentak 2020

IT Konsultan Terbaik Indonesia

Ini Alasan Pelaku Pilih Pertalite Dioplos Jadi Bensin

  • Oleh Muhammad Hamim
  • 11 Oktober 2021 - 22:11 WIB

BORNEONEWS, Sampit - Kalau selama ini sering melihat atau membaca berita pengoplosan bensin atau premium menjadi pertalite atau pertamax, namun beda apa yang dilakukan oleh pria berinisial HS alias Santo (40) ini. 

Dia memilih mengoplos pertalite untuk dijadikan bensin. Hal itu karena harga premium lebih tinggi dibanding harga pertalite, sehingga hal itulah yang membuat adi membuka jasa pengoplosan Bahan Bakar Minyak (BBM), hingga ditangkap jajaran Polsek Ketapang. 

Saat ekspos kasus tersebut, Santo mengatakan oplosan yang dilakukannya, karena permintaan masyarakat di pedalaman yang lebih memilih bensin. Hal itu disebabkan, mereka berfikir bahwa pertalite bisa merusak mesin kendaraan. 

"Di perdesaan, pemahaman masyarakat menganggap pertalite merusak mesin, sehingga mereka memilih bensin, meskipun harganya lebih mahal," ujar Santo kepada Kapolres Kotim AKBP Abdoel Harris Jakin saat diintrogasi. 

Dia menerangkan dalam satu jerigen 35 liter. Harga pertalite hanya Rp 250 ribu, namun jika sudah di oplos menjadi bensin, maka harganya naik hingga Rp 310 ribu. 

Biaya pengoplosan sendiri sedikit, karena hanya bermodal bubuk pemutih air. Dan pengerjaannya juga tidak sulit, hanya diaduk saja. 

"Sebentar saja pengerjaannya, karena tidak dicampur apa-apa selain bubuk pemutih air. Karena yang saya lakukan hanya merubah warna saja," terangnya. (MUHAMMAD HAMIM/B-6)

Berita Terbaru