Aplikasi Pilbup (Pemilihan Bupati) Kab. Luwu Utara Pilkada Serentak 2020

IT Konsultan Terbaik Indonesia

Bocah 12 Tahun di Barito Timur Jadi Korban Pelecehan Seksual Paman Sendiri

  • Oleh Agustinus Bole Malo
  • 12 Oktober 2021 - 19:55 WIB

BORNEONEWS, Tamiang Layang - Polres Barito Timur terus memproses kasus dugaan pelecehan seksual terhadap anak di bawah umur yang terjadi di Kecamatan Pematang Karau.

Kasus dengan korban anak berusia 12 tahun tersebut ditangani Unit IV Perlindungan Perempuan dan Anak atau PPA Satreskrim.

"Penanganan akan dilakukan secara profesional dengan mempertimbangkan berbagai aspek termasuk traumatik anak," ujar Kasat Reskrim, AKP Ecky Widi Prawira mewakili Kapolres Barito Timur, AKBP Afandi Eka Putra di Tamiang Layang, Selasa, 12 Oktober 2021.

Dia melanjutkan, mengingat tersangka adalah paman korban sendiri, maka sejumlah saksi seperti tetangga dan tante korban telah dimintai keterangan. Polisi juga meminta bantuan psikolog untuk mengetahui dampak psikologi yang dialami korban.

“Secepatnya kita datangkan ahli psikologi anak. Apa rekomendasinya nanti kita akan laksanakan,"  jelas Ecky.

Pelecehan seksual anak bawah umur itu terungkap karena istri tersangka tidak sengaja memergoki. Istri tersangka kemudian meminta kakaknya (ayah korban) untuk menjemput korban karena terjadi pelecehan seksual.

"Istri tersangka ini merupakan saudara kandung ayah korban. Korban tinggal dengan tersangka setelah ibu korban meninggal dunia beberapa tahun silam. Pelecehan seksual kepada keponakannya diduga berulang-ulang kali selama tiga tahun terakhir," ungkap Ecky.

Ayah korban yang mendapat informasi itu langsung melaporkan masalah tersebut ke Polsek Pematang Karau serta melakukan visum et repertum pada alat kelamin korban.

"Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, tersangka akan dikenakan Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang perubahan atas Undang-undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak," tandasnya. (BOLE MALO/B-11)

Berita Terbaru