Aplikasi Pilwali (Pemilihan Walikota) Kota Tangerang Selatan Pilkada Serentak 2020

IT Konsultan Terbaik Indonesia

Petugas Gabungan Cari Penumpang Kapal Terjun ke Laut

  • Oleh Danang Ristiantoro
  • 13 Oktober 2021 - 19:15 WIB

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Pasca menerima laporan adanya penumpang KM Kirana 1 Rute Kumai - Semarang yang melompat di perairan Teluk Kumai, 14 Mil Barat Tanjung Puting, Manajemen PT Dharma Lautan Utama (DLU) Kumai langsung berkoordinasi dengan instansi untuk melakukan upaya pencarian, Rabu, 13 Oktober 2021.

Manager Lapangan PT Dharma Lautan Utama (DLU) Cabang Kumai, Firman Dandy mengatakan, pihaknya telah berkoordinasi dengan otoritas pelabuhan dan menggelar rapat untuk melakukan pencarian.

"Setelah kejadian, kami laporkan ke otoritas pelabuhan. Kemudian digelar rapat dengan kami, SAR, Polair dan TNI AL membentuk tim. Pada pukul 12.30 WIB, tim melakukan pencarian di titik koordinat kejadian yang dilaporkan KM Kirana 1," kata Firman.

Adapun insiden itu bermula saat KM Kirana 1 yang berangkat dari pelabuhan Panglima Utar Kumai menuju Semarang pada pukul 01.00 WIB.

"Kami dapat informasi dari kapal sekitar pukul 08.00 WIB, bahwa ada 1 saksi mata yaitu sopir mobil fuso melihat laki-laki usia sekitar 30 tahun tidak pakai baju menggunakan celana pendek, lari ke luar dan lompat pagar serta jatuh ke laut. Dan ituada rekaman CCTV kapal," kata Firman.

Kemudian, untuk tindakan yang dilakukan, kapal berhenti dan mencari tahu orang tersebut. Kemudian ditemukan identitas penumpang berupa tas tak bertuan. Tapi tidak ada penumpang yang kenal.

Lanjutnya, kapal pun memberi tanda pada lokasi jatuh dan menurunkan takut melakukan putaran 3 kali. Setelah dilakukan 3 kali putaran tidak ditemukan, sesuai dengan aturan internasional, kapal kemudian melanjutkan perjalanan menuju ke Semarang.

"Memang ditemukan tas yang tak bertuan dan ada identitas salah satu warga asal Gajah, Demak inisial M. Informasi sementara dari hasil penelusuran di agen tempat pembelian kapal, yang membelikan tiket adalah keluarganya dan kondisi penumpang diduga memang dalam keadaan depresi," pungkasnya. (DANANG/B-11)

Berita Terbaru