Aplikasi Pilbup (Pemilihan Bupati) Kab. Seluma Pilkada Serentak 2020

IT Konsultan Terbaik Indonesia

Kontraktor Minta Revisi Perda Pajak Daerah dan Tinjau Ulang Basic Price

  • Oleh Naco
  • 14 Oktober 2021 - 20:56 WIB

BORNEONEWS, Sampit - Pengusaha Jasa Kontruksi di Kabupaten Kotawaringin Timur meminta agar Perda Pajak Daerah direvisi dan meninjau ulang basic price.

Mereka mengeluh soalnya naiknya harga barang yang berkaitan pada bidang jasa konstruksi, pada Tahun 2021 seluruh barang naik 3 - 5 persen.

Joni Abdi Sekretaris BPC Gapensi Kabupaten Kotawaringin Timur mengungkapkan banyak keluhan dari beberapa anggota Gapensi terkait kenaikan harga sementara Dinas terkait berpedoman dengan Basic Price yang belum ada perubahan.

“Sudah banyak Kontraktor yang tergabung di Asosiasi Gapensi Kotim menyampaikan keluhannya terkait kenaikan harga barang," ungkapnya, Kamis, 14 Oktober 2021.

Abdi yang juga merupakan Sekretaris DPD Partai Golkar Kotim juga meminta agar Harga Satuan Upah dan Harga agar bisa ditinjau ulang, penentuan tiap lokasi pekerjaan harus ada pembeda.

“Saya minta agar dilakuan kajian ulang tentang penetapan Harga Satuan Upah Dan Harga dan jangan disama ratakan pekerjaan dalam kota dengan pekerjaan dalam kota, contoh di Kecamatan Seranau itu saya anggap kategori luar kota, karna biaya transport tinggi” pintanya.

Selain itu Abde juga meminta kepada pihak DPRD Kotim untuk melakukan revisi terhadap Perda Perda Nomor 6 tahun 2018 tentang Pajak Daerah, perda Galian C ini sangat memberatkan bagi para pengusaha jasa konstruksi, mengigat pajak retribusi sebesar 5 persen dari nilai kontrak sangat menjadi beban pengeluaran yang tidak tercantum dalam kontrak penawaran.

“Mohon kepada pihak DPRD agar bisa mengkaji ulang atau melakukan revisi terhadap Perda Perda Nomor 6 Tahun 2018 tentang Pajak Daerah, karna pungutan ini menjadi overlapping, selain membayar PPH dan PPN sebesar 13 persen kami juga dibebankan pajak retrebusi 5 persen,” pintanya

Selanjutnya Abdi menyampaikan dalam waktu dekat akan mengajak beberapa Asosiasi di Kotim melakukan pertemuan dengan DPRD Kotim untuk menyampaikan keluhan-keluhan para kontraktor. (NACO/B-6)

Berita Terbaru