Aplikasi Pilwali (Pemilihan Walikota) Kota Manado Pilkada Serentak 2024

IT Konsultan Terbaik Indonesia

Cegah Masuknya ASF, DPKH Kobar Siagakan Petugas Checkpoint dan Sosialisasi Kewaspadaan Peternak Babi

  • Oleh Wahyu Krida
  • 17 Oktober 2021 - 09:00 WIB

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Sebagai antisipasi dan pencegahan masuknya penyakit African Swine Fever (ASF) yang saat ini mulai menjangkiti ternak babi dibeberapa daerah di Provinsi Kalteng, maka Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (DPKH) Kotawaringin Barat (Kobar) terus menyiagakan personelnya untuk menjaga checkpoint untuk melarang keluar masuknya ternak babi.

Plt Kabid Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner (Keswan dan Kesmavet) DPKH Kobar, Haryo Prabowo, Sabtu 16 Oktober 2021 menjelaskan upaya antisipasi ini telah dilakukan sejak pihaknya dapat info bahwa ASF sudah masuk ke Kalteng sekitar Septembet 2021.

"Checkpoint yang menjadi fokus utama penjagaan di Kobar yaitu Amin Jaya, Kecamatan Pangkalan Banteng. Sedangkan untuk checkpoint di Kecamatan Kumai, kemungkinan terjadi lalu lintas ternak babi kemungkinannya kecil terjadi," jelasnya.

Petugas DOKH juga secara rutin mendatangi para peternak babi. "Beberapa waktu lalu kami juga audah mendatangi peternakan babi di RT 11 Pasir Panjang, TransLIK untuk tidak memasukkan ternak babi dari luar," jelasnya.

Walau sebelumnya mereka juga tidak pernah memasukkan ternak babi dari luar, namun tujuan mereka mendatangi para peternak sebagai penegasan dan sosialisasi agar saling menjaga, waspada dan siaga masuknya ASF.

"Bahkan beberapa waktu lalu saat terjadinya wabah ASF di Sumatera Utara dan kami mendatangi peternak babi untuk mengimbau agar waspada malah sebagian ada yang menyangka kami akan memusnahkan ternak babi. Setelah dijelaskan tujuan kami hanya mengingatkan kewaspadaan dan sosialisasi, barulah para peternak memahami tujuan kami," jelasnya. (WAHYU KRIDA/B-6)

Berita Terbaru